Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 13 Juni 2026

Warga Mengeluh, Sampah Menumpuk di Pasar Tigalingga

- Kamis, 29 Januari 2015 13:22 WIB
490 view
Warga Mengeluh, Sampah Menumpuk di Pasar Tigalingga
SIB/ Edison Parulian Malau
Sampah: Sampah belum terangkat dan mengeluarkan aroma busuk Rabu (28/1) di keliling pasar tradisional Tigalingga.
Tigalingga (SIB)- Warga mengalahkan sampah yang  menumpuk dan mengeluarkan aroma busuk serta, parit di keliling pasar tradisional Tigalingga, Kecamatan Tigalingga yang terlihat tidak berfungsi dan tumpat, Rabu (28/1). Warga yang bermukim di seputaran pasar tersebut berharap adanya pembenahan dan menyediakan Tempat Pembuangan Sementara (TPS).

Salah satu ibu rumah tangga, Beru Tarigan kepada SIB Rabu (28/1) menyebut sampah di luar pasar tersebut tidak pernah diangkut. “Kalau dalam pasar, setiap hari Rabu dibersihkan para pekerja. Namun sampah yang di luar pasar ini belum pernah kami lihat diangkut,” ujarnya.

Ditambahkan Beru Tarigan, beberapa warga juga sangat terganggu dengan keberadaan penjual daging babi yang berada di luar pasar, terlebih kepada warga muslim. Menurutnya,  sampah atau limbah dari penjual daging tersebut perlu ditata dengan baik sehingga tidak terlihat menyolok.

“Kami bukan protes, hanya minta tolong supaya limbah serta sampah lainnya dari daging itu dibuat rapi, sehingga tidak mengganggu kami para umat muslim,” pintanya.

Warga lainnya meminta  pihak PLN memperbaiki kabel listrik yang sudah turun hingga dapat membahayakan manusia. Mereka mengharapkan perbaikan secepatnya sebelum menimbulkan korban. “Kabel sudah rendah kali itu pak. Kita takut bisa terjadi korban nantinya, makanya kami sangat berharap adanya perbaikan,” harap mereka.

Manager PLN Rayon Sidikalang, Pangeran Pohan kepada SIB Rabu (28/1) mengaku sudah melakukan pengecekan ke lokasi yang dimaksudkan warga. Menurut Pohan, mereka masih membutuhkan perencanaan matang untuk perbaikan, sehubungan dengan penambahan tiang sebagai penyangga kabel tersebut.

“Kami masih mengusahakan pembuatan tiang, karena kabel tersebut sangat berat. Kalau langsung kami perbaiki dengan menarik kabel, bisa menimbulkan kerusakan lain. Untuk itu, kami akan berusaha memperbaikinya secepat mungkin,” ujarnya menjawab telepon.

Pantauan SIB di pasar tradisional Tigalingga, Rabu (28/1) terlihat para pekerja kebersihan membersihkan stand-stand dengan menyediakan satu unit mobil pengangkut sampah. Para pekerja mengakui, bahwa mereka hanya mengangkut sampah hingga ke TPS yang sudah ditentukan. (B4/i)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru