"Begitu ada keluhan dari masyarakat, kita langsung koordinasikan dan turun ke lapangan. Apalagi sekarang sudah memasuki musim penghujan, sehingga saluran air harus kita pastikan berfungsi dengan baik," ujar Syamsul Effendi.
Menurutnya, persoalan drainase dan kebersihan lingkungan harus ditangani secara bersama-sama. Pemerintah akan terus berupaya memberikan pelayanan sesuai kebutuhan masyarakat, namun partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan juga sangat diperlukan.
"Pemerintah hadir untuk memberikan solusi, tetapi setelah dibersihkan, mari sama-sama kita jaga. Jangan membuang sampah ke saluran air karena pada akhirnya masyarakat sendiri yang akan merasakan dampaknya," katanya.
Lurah Sijambi Muhammad Ichsan Prawira menambahkan, pembersihan saluran tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang selama ini merasa terganggu dengan kondisi drainase yang tersumbat.
"Kita langsung menindaklanjuti keluhan warga. Kita berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan Pemko Tanjungbalai agar saluran ini dapat segera dibersihkan. Harapannya, aliran air kembali lancar dan tidak menimbulkan persoalan ketika hujan turun," katanya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang ikut turun bergotong royong. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat merupakan kunci dalam menjaga kebersihan serta kenyamanan lingkungan.