Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 08 September 2026

Bupati Simalungun Launching Aplikasi SADATA Habonaron Do Bona

Bambang J Sitanggang - Selasa, 08 September 2026 16:40 WIB
264 view
Bupati Simalungun Launching Aplikasi SADATA Habonaron Do Bona
Foto harianSIB.com/Bambang J Sitanggang
Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih diwakili Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora ketika memberikan sambutan pada acara launching aplikasi SADATA Habonaron Do Bona Satu Data Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Simalungun bertempat di Balei Har

Simalungun(harianSIB.com)

Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih diwakili Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora melakukan launching aplikasi SADATA Habonaron Do Bona Satu Data Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Simalungun bertempat di Balei Harungguan Tuan Rondahaim Saragih KantorBupati Simalungun di Pamatang Raya, Selasa (8/9/2026).

Launching ditandai dengan peluncuran aplikasi SADATA dengan menekan tombol pada layar oleh Sekretaris Daerah.

Kadis Perindag Simalungun Eva Suyati Ulyarta dalam paparannya menyampaikan, peluncuran aplikasi SADATA diluncurkan karena belum terintegrasi nya data industri dan perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan dikarenakan data tersebar, format tidak seragam, dashboard belum tersedia dan keputusan belum real time.

Apabila tidak ditangani akan menjadi tantangan dan terjadi keputusan lambat, duplikasi data, program kurang tepat sasaran, akuntabilitas melemah, nilai tambah dan kesempatan kerja tidak berkembang optimal, peluang kemitraan terlewat dan produk lokal sulit berkembang.

Baca Juga:

Adapun tujuan diluncurkan aplikasi SADATA Habonaron Do Bona ini untuk mewujudkan transformasi tata kelola data industri dan perdagangan yang terintegrasi, adaptif, dan berbasis bukti untuk penguatan daya saing Kabupaten Simalungun, ujar Eva.

Sementara ituBupati Simalungun Anton Achmad Saragih dalam sambutan tertulisnya disampaikan Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora menyampaikan apresiasi kepada Kadis Perindag beserta seluruh jajarannya telah mengagas dan mengembangkan SADATA Habonaron Do Bona sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, terintegrasi, transparan dan berbasis data.

Menurut bupati, selama ini salah satu tantangan dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan adalah data yang tersebar pada berbagai bidang dan sistem, diperbaharui pada waktu yang berbeda serta belum seluruhnya dapat digunakan secara cepat oleh pimpinan ketika keputusan harus diambil.

Karena itu saya melihat SADATA Habonaron Do Bona sebagai sebuah langkah penting karena nama ini memiliki makna yang kuat karena berangkat dari nilai luhur masyarakat Simalungun " Habonaron Do Bona" (kebenaran adalah pangkal atau dasar segala sesuatu).

Sambung bupati, dalam konteks pemerintahan modern, nilai tersebut sangat relevan. Kebijakan yang benar harus berangkat dari informasi yang benar. Informasi yang benar harus di bangun dari data yang benar. Data yang benar harus dikelola melalui proses yang jelas, disiplin, transparan serta dapat dipertanggungjawabkan.

Oleh karena itu "saya ingin menegaskan bahwa SADATA Habonaron Do Bona jangan berhenti menjadi aplikasi", tegas bupati. Jangan sampai setelah kita launching, beberapa bulan kemudian sistemnya ada tetapi datanya tidak diperbaharui. Dashboardnya ada tetapi tidak digunakan. Operatornya ada tetapi tidak memiliki mekanisme kerja yang jelas.

Baca Juga:

Kepada seluruh jajaran Disperindag saya memberikan beberapa arahan pertama, jaga kualitas data, kedua, bangun disiplin pemutakhiran data. Ketiga, jadikan dashboard sebagai instrumen kerja pimpinan. Keempat, bangun interoperabilitas dan kolaborasi dan kelima, ukur manfaatnya.

Karena itu, saya berharap SADATA ke depan bukan hanya menjadi dashboard pemerintah, tetapi berkembang menjadi salah satu instrumen yang memperkuat ekosistem Kabupaten Simalungun, harap bupati.

Kepada Kadis Perindag beserta seluruh jajaran, saya menyampaikan apresiasi atas inisiatif ini. Namun saya menitipkan tanggung jawab, launching ini bukanlah garis akhir melainkan titik awal.

"Buktikan bahwa SADATA memberikan manfaat. Buktikan bahwa data yang kita bangun benar-benar digunakan dan yang paling penting, pastikan masyarakat Kabupaten Simalungun merasakan dampak dari perubahan yang kita lakukan", sebut bupati.(**)

Baca Juga:
Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sederet Artis Isi Tur Pestapora Bintang BarSinar
DPD Gerindra Sumut Tarik Usulan Pemakzulan Bupati Tapteng Masinton
Pemkab Sergai Berhentikan Dua ASN, Darma Wijaya Tegaskan Disiplin ASN Bukan Pilihan Tapi Kewajiban
Jhosua Elden Korua dari Brotherhood Dojo Catatkan Prestasi di Karate Open Tournament & Festival Forki Medan
Dua Kali Bakar Rak Indomaret dan Curi Uang, Pelaku Ditangkap saat Hendak Beraksi Lagi
Warga Tolak Pasar Malam di Lapangan Sepakbola Saribudolok
komentar
beritaTerbaru