Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 08 September 2026

Bupati Sergai Tekankan Peran Tenaga Kesehatan dan Imunisasi dalam Pencegahan Stunting

Rimpun H Sihombing - Selasa, 08 September 2026 18:11 WIB
117 view
Bupati Sergai Tekankan Peran Tenaga Kesehatan dan Imunisasi dalam Pencegahan Stunting
Foto Dok/Diskominfo
SAMPAIKAN SAMBUTAN : Bupati Sergai, H Darma Wijaya menyampaikan sambutan saat menghadiri Pelatihan Pengelola Imunisasi di Puskesmas, Selasa (8/9/2026).

Sergai(harianSIB.com)

Upaya menekan angka stunting di Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) tidak cukup hanya dilakukan melalui intervensi gizi. Penguatan layanan kesehatan sejak masa kehamilan, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pelaksanaan imunisasi secara tepat menjadi bagian penting dari upaya tersebut.

Demikian disampaikan Bupati Sergai H Darma Wijaya saat menghadiri Pelatihan Pengelola Imunisasi di Puskesmas yang berlangsung di Aula Hotel Amanda, Kota Tebingtinggi, Selasa (8/9/2026).

Darma Wijaya menegaskan, peningkatan kualitas kesehatan masyarakat perlu dilakukan secara menyeluruh dan dimulai sejak masa kehamilan.

Dalam upaya tersebut, tenaga kesehatan di tingkat desa memiliki peran strategis karena berhadapan langsung dengan ibu dan anak di wilayah masing-masing.

Baca Juga:
Ia menekankan pentingnya setiap bidan desa memiliki data yang akurat mengenai kondisi kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya.

"Bidan di setiap desa harus mengetahui berapa jumlah ibu hamil, berapa jumlah anak, serta bagaimana kondisi pertumbuhan dan kesehatan anak di wilayahnya. Data tersebut sangat penting agar kita dapat melakukan intervensi dengan cepat dan tepat, terutama dalam upaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Sergai," ujar Darma Wijaya.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Mobil Tabrak Anak-anak di China, 5 Orang Tewas
DAP Aksi Sosial Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis
Wabup Darma Wijaya Lantik Herlan Panggabean Jadi Asisten Pemum Pemkab Sergai
Isu Penculikan Anak Resahkan Warga Gebang Langkat
Massa Gebrak Berunjukrasa di Kantor BPJS Kesehatan Padangsidimpuan
Akibat Perang, 85.000 Anak di Yaman Tewas karena Kelaparan dan Penyakit
komentar
beritaTerbaru