Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 29 September 2026

Sergai Pertahankan Eliminasi Malaria, Bupati Darma Wijaya Tekankan Pentingnya Perkuat Kompetensi Tenaga Laboratorium

Rimpun H Sihombing - Senin, 28 September 2026 17:04 WIB
293 view
Sergai Pertahankan Eliminasi Malaria, Bupati Darma Wijaya Tekankan Pentingnya Perkuat Kompetensi Tenaga Laboratorium
Foto: Dok/Diskominfo
Bupati Sergai, H Darma Wijaya menyematkan tanda peserta kepada perwakilan peserta Pelatihan Penyegaran Mikroskopis Malaria bagi Petugas ATLM, Senin (28/9/2026).

Sergai(harianSIB.com)

Bupati Serdangbedagai (Sergai), H Darma Wijaya membuka Pelatihan Penyegaran Mikroskopis Malaria bagi Petugas Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM), di Hotel Amanda Tebingtinggi, Senin (28/9/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Sergai dalam mempertahankan capaian eliminasi malaria sekaligus meningkatkan kompetensi tenaga laboratorium dalam mendukung ketepatan diagnosis dan penanganan penyakit malaria.

Dalam sambutannya, Darma Wijaya menyampaikan bahwa Kabupaten Sergai telah memeroleh Sertifikat Eliminasi Malaria. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hal yang patut disyukuri sekaligus menjadi tanggung jawab bersama untuk terus dipertahankan.

"Eliminasi bukan berarti kita boleh berhenti waspada. Tugas kita selanjutnya adalah mempertahankan capaian tersebut dengan meningkatkan kewaspadaan, surveilans, deteksi dini, dan respons yang cepat apabila ditemukan kasus," ujarnya.

Baca Juga:
Ia menegaskan, tenaga kesehatan, khususnya ATLM, memiliki peran penting dalam mempertahankan status eliminasi malaria. Hasil pemeriksaan laboratorium menjadi salah satu dasar penting dalam menentukan langkah pelayanan dan penanganan pasien. Karena itu, ia menekankan pentingnya ketelitian, kompetensi, dan konsistensi tenaga laboratorium dalam menjalankan standar pemeriksaan.

Darma Wijaya berharap pelatihan dapat menjadi momentum untuk menyegarkan kembali pengetahuan dan keterampilan peserta, meningkatkan mutu pemeriksaan, sekaligus menyamakan standar pelayanan laboratorium dalam pemeriksaan mikroskopis malaria.

Selain peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, ia juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi. Melalui Dinas Kesehatan, Puskesmas, tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader, hingga masyarakat diharapkan dapat bergerak bersama dalam mempertahankan eliminasi malaria di Kabupaten Sergai.

"Petugas kompeten, pemeriksaan bermutu, hasil dapat dipercaya, masyarakat terlindungi. Prinsip sederhana ini harus menjadi komitmen kita bersama dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas," tegasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Sergai, dr Yohnly Boelian Dachban menyampaikan bahwa malaria masih menjadi salah satu penyakit yang memerlukan perhatian serius dalam upaya pengendalian penyakit menular. Diagnosis yang tepat dan cepat merupakan salah satu kunci penting dalam penatalaksanaan malaria.

Menurutnya, pemeriksaan mikroskopis memiliki peran penting dalam memastikan diagnosis sehingga kompetensi tenaga ATLM dalam melakukan pemeriksaan, identifikasi, dan interpretasi parasit malaria harus terus dipelihara dan ditingkatkan.

Yohnly menjelaskan, pelatihan juga menjadi kesempatan untuk melakukan penyegaran terhadap teknik pembuatan dan pewarnaan sediaan darah, pemeriksaan mikroskopis, identifikasi jenis dan stadium parasit malaria, serta menjaga mutu hasil pemeriksaan laboratorium.

Ia berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh, aktif berdiskusi dan bertukar pengalaman, sehingga ilmu serta keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan di tempat kerja dan berdampak pada peningkatan kualitas pelayanan laboratorium di fasilitas kesehatan.

Berdasarkan laporan panitia yang disampaikan Jumilawati, pelatihan dilaksanakan secara klasikal selama 7 hari mulai 27 September hingga 3 Oktober, diikuti 23 peserta terdiri atas petugas analis dari puskesmas dan rumah sakit.

Para peserta mendapatkan materi dari pengendali mutu pelatihan Marlis Roni Tua Siregar dari UPTD Pelatihan Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, TOC oleh Muhammad Anshor Harahap dari UPTD Pelatihan Kesehatan Provinsi Sumatera Utara dan Fasilitator Halik Hadi dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait

Warning: foreach() argument must be of type array|object, null given in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/theme/detail.php on line 406
komentar
beritaTerbaru