Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 20 Oktober 2026

Dua Tewas, Dua Luka-luka dalam Kecelakaan Minibus di Jembatan Aek Tingga

Robert Nainggolan - Senin, 19 Oktober 2026 16:07 WIB
348 view
Dua Tewas, Dua Luka-luka dalam Kecelakaan Minibus di Jembatan Aek Tingga
Foto: harianSIB.com/Robert Nainggolan
Kondisi palang pembatas jembatan Aek Tinga, yang disebut warga telah lama rusak dan butuh perbaikan dan proses evakuasi Minibus berwarna merah dari sungai jembatan Aek Tinga, Senin (19/10/2026) siang.

Sibuhuan(harianSIB.com)

Kecelakaan lalu lintas di Jembatan Sungai Desa Aek Tingga, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas (Palas), Minggu (18/10/2026) dini hari, mengakibatkan dua orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan tersebut melibatkan mobil minibus berwarna merah bernomor polisi DD 1357 SS yang datang dari arah Riau menuju Sibuhuan. Kendaraan itu masuk ke sungai setelah tiba di lokasi kejadian sekitar pukul 04.00 WIB.

Kasat Lantas Polres Padang Lawas AKP Andrea Nasution SH melalui Kanit Gakkum Aipda Hengki, dalam keterangannya kepada wartawan harianSIB.com, Senin (19/10/2026), menyampaikan bahwa kendaraan tersebut diduga melaju dengan kecepatan tinggi sebelum mengalami kecelakaan.

Mobil dikemudikan RT (50), seorang petani atau pekebun yang beralamat di Kabupaten Padang Lawas Utara. Tiga penumpangnya masing-masing RN (17), TGH (36), dan AS.

Baca Juga:
Akibat kecelakaan tersebut, RN dan TGH meninggal dunia. Keduanya dibawa ke Klinik Sosa Graha.

Sementara itu, RT dan AS mengalami luka-luka. RT dirujuk ke RS Awal Bros Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, sedangkan AS dirujuk ke RSUD Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat.

"Penyidik Unit Gakkum Satlantas Polres Padang Lawas masih melakukan pencarian dan pengumpulan alat bukti untuk mengungkap secara jelas penyebab kecelakaan tersebut," kata Hengki.

*Warga Soroti Kerusakan Jembatan

Terpisah, warga menyoroti kondisi infrastruktur di sekitar Jembatan Aek Tingga, terutama pagar pembatas yang disebut telah lama rusak serta bahu jalan di sisi berlawanan yang mengalami longsor.

"Jembatan dengan pembatas yang telah lama rusak ini telah banyak menelan korban. Sudah puluhan pengemudi dan kendaraannya terjun bebas ke sungai, tetapi pembatas jembatan dan ruas jalan yang ambrol tidak diperbaiki. Semoga ini menjadi korban terakhir," ujar seorang warga.

Warga berharap instansi terkait segera memeriksa dan memperbaiki bagian jembatan yang rusak. Mereka juga meminta pemasangan rambu peringatan yang jelas dan mudah terlihat pada titik jalan yang mengalami longsor.

Menurut warga, langkah tersebut penting untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan, khususnya pengendara dari luar daerah yang belum mengenal kondisi jalur lintas di kawasan tersebut. Penanganan segera diharapkan dapat meminimalkan risiko kecelakaan serupa.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wabup Minta Himapalas - Riau Buat Terobosan, Ide dan Gagasan Baru untuk Palas Bercahaya
Pemukiman Warga dan Jalinsum P Siantar-Parapat Banjir
Beram Jalinsum Pematangsiantar-Parapat Ditimbun
Rapat Pleno Terbuka KPUD, DPT Palas Bertambah 892 Pemilih
Hari Pertama Seleksi TKD, 9 Pelamar CPNS Diperkirakan Lulus Passing Grade di Palas
Hujan Lebat, Jalinsum Pematangsiantar-Parapat di Nagori Pondok Bulu Tertimbun Tanah Longsor
komentar
beritaTerbaru