Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 13 Juni 2026

Gedung SMP N I Naman Teran Karo Rusak Parah

- Senin, 23 Maret 2015 14:41 WIB
612 view
Gedung SMP N I Naman Teran Karo Rusak Parah
SIB/Sonry Purba
Sekolah SMP Negeri I Naman Teran di Desa Sigarang – Garang, Kecamatan Naman Teran belum dioptimalkan karena sejumlah ruangan rusak di sekolah tersebut terkena erupsi Sinabung.
Tanah Karo (SIB)-  Aktivitas belajar mengajar di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri I Naman Teran di Desa Sigarang – Garang, Kecamatan Naman Teran Kabupaten Karo hingga kini belum dioptimalkan.

Pasalnya, masih ada ruang kelas yang kondisinya rusak parah pasca diterjang badai erupsi Sinabung beberapa waktu lalu. Bahkan yang lebih parah ada ruang kelas yang tidak memiliki atap sama sekali.

Pengamatan di lapangan di  SMP Negeri 1 Naman Teran, Sabtu (21/3) kondisi sekolah tersebut rusak berat. Seperti sejumlah ruangan kelas, perpustakaan dan laboratorium yang terdapat di sekolah milik pemerintah tersebut. Menurut penjaga sekolah, Iwan (38)  dari 12 ruang kelas yang ada, 8 kelas  sudah dapat dipergunakan.

“Di sekolah ini terdapat 12 lokal masing – masing 4 ruangan untuk kelas 1,2 dan 3 dan 3 lokal  digunakan untuk ruang agama dan ruang praktek. Beberapa waktu lalu delapan kelas sudah diperbaiki pemerintah baik atap serta meja dan kursi”, tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan, sejak Jumat (20/3) lalu para siswa sudah mulai bersekolah. Namun belum melakukan proses belajar mengajar karena masih bergotong -royong membersihkan sekolah.

“Mungkin Senin (23/3) baru maksimal proses belajar mengajarnya. Sementara bagi siswa yang ruang kelasnya masih rusak digabung dengan ruangan kelas yang sudah dapat dipergunakan,”ujarnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karo, Subur Tambun ketika ditemui mengatakan, soal sekolah yang rusak sudah diusulkan ke Kementerian Pendidikan.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Karo, Saroha Ginting, SPd saat dikonfirmasi mengatakan, untuk memperbaiki kondisi SMP N I Naman Teran  sudah ada bantuan masyarakat peduli pendidikan dari Jakarta yang memberikan dana Rp 400 juta dan dikirimkan langsung ke rekening sekolah.

“Sesuai amanat pemberi bantuan, dana itu sifatnya swakelola untuk perbaikan gedung dan fasilitas sekolah. Untuk lebih jelasnya coba tanyakan langsung kepada Kepala Sekolah (Kasek),”kata Saroha.

Terpisah, Kepala SMP Negeri I Naman Teran, Justin Tarigan saat dihubungi via selulernya membenarkan bantuan dana yang diberikan Masyarakat Peduli Pendidikan sebesar Rp 400 juta.

“Saat ini kita sedang menyusun Rencana Anggaran Biaya Bangunan (RAB)nya. Beberapa waktu lalu konsultan sudah datang ke sekolah untuk mengukur. Jadi kita saat ini menunggu konsultannya selesai. Adapun  dana bantuan itu nantinya  untuk perbaikan gedung yang rusak termasuk menembok kembali dinding yang sudah lapuk, pengadaan kursi dan meja belajar serta fasilitas lainnya,”papar Justin.

Seperti diketahui, sebanyak 2.442 jiwa (795 KK) pengungsi korban erupsi Sinabung asal Desa Sigarang – Garang dan Sukanalu, Kecamatan Naman Teran telah dipulangkan ke desa masing – masing.

Pengamatan SIB, di kedua desa ini aktivitas sosial masyarakat mulai normal kembali, walau belum seperti sedia kala. Permasalahan utama yang dikeluhkan adalah soal lahan pertanian yang belum dapat digarap akibat tertimbun material debu vulkanik.

“Masih belum semua warga kembali ke desa, masih banyak yang tinggal mengontrak dan menumpang di tempat keluarga di kota. Sehari–hari kami kerja serabutan, mau bagaimana lahan pertanian kami belum bisa diolah,”kata  seorang warga Desa Sigarang – Garang, Dani Sembiring, 39. (B01/c)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru