Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 25 Agustus 2026

Kades di Nisel Mengeluh, ADD Rp100 M Lebih Baru Cair 40%

- Rabu, 25 November 2015 21:42 WIB
257 view
Kades di Nisel Mengeluh, ADD Rp100 M Lebih Baru Cair 40%
Nisel (SIB)- Program Alokasi Dana Desa di Nias Selatan (Nisel) senilai Rp 100 miliar lebih dari APBN agaknya belum terserap maksimal, sejumlah kepala desa (Kades) mengeluh pencairan masih tahap I membuat kegiatan terkendala.

"Sesuai aturan kementerian pencairan dana tersebut tiga tahap, bulan berjalan saat ini sudah seharusnya tuntas dicairkan, namun kami baru menerima tahap I sebanyak 40 %," terang S Halawa, Kades salah satu desa di Kecamatan Toma, Selasa (23/11).

Halawa bersama beberapa rekannya mengatakan, pengerjaan di lapangan terganggu sehingga pembangunan desa berpotensi tidak sesuai dengan yang direncanakan.

Sesuai petunjuk pelaksanaan dan aturan kementerian kata Halawa, pencairan dana desa tahap I dilakukan April, diikuti pencairan tahap II, dan memasuki Oktober, November dana sudah harus terserap, tentunya dengan laporan pengerjaan yang akuntabel.

Namun yang terjadi katanya pencairan ke dua belum ada, pembangunan di desa pun terkendala. " pengadaan pengadaan material bangunan, ATK, honor dan keperluan lain terhenti.

Sementara alasan pihak keuangan tidak mencairkan dana, kata Halawa menunggu SPJ masing masing desa. Para Kades meminta agar Pemkab Nisel segera mencairkan dana mengingat waktu yang semakin sedikit menjelang akhir tahun.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Tongoni Tafonao kepada wartawan mengatakan kegiatan berjalan, terkait kendala pencairan ia tidak mengetahui dan mengarahkan ke keuangan.

Sementara  Kadis Keuangan, Ruadat Harita SE yang dihubungi mengatakan pihaknya telah mencairkan dana tahap I sebanyak 40 %, tahap selanjutnya belum diketahui secara pasti. Ia mengaku akan meminta laporan anggotanya terkait penyaluran. "Saya akan minta keterangan anggota saya, apakah sudah dicairkan atau telah ditrasfer ke daerah," katanya. (A34/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru