Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 25 Agustus 2026

Hama Tanaman Kakao Cocomot Dapat Diatasi dengan Budidaya Semut Hitam

- Minggu, 29 November 2015 18:21 WIB
361 view
 Hama Tanaman Kakao Cocomot Dapat Diatasi dengan Budidaya Semut Hitam
Asahan (SIB)- Kepala Desa Danau Sijabut, Kecamatan Air Batu, Kabupaten Asahan Trimo mengatakan, berdasarkan pengalaman, cocomot hama tanaman kakao dapat teratasi dengan budidaya semut hitam.

Disebutkannya, di era 2000 an Desa Sei Alim Kecamatan Air Batu Kabupaten Asahan adalah penghasil biji kakao terbesar dan merupakan penghasilan utama petani dan pekebun di desa itu. Namun dalam kurun waktu 10 tahun terakhir tanaman kakao nyaris punah di daerah Asahan karena hama cocomot (biji kakao busuk dan keras membeku) sehingga petani kakao alih fungsi lahan menjadi tanaman sawit.

Menurut Trimo, meski telah mengikuti anjuran PPL  Dinas Pertanian Kabupaten Asahan untuk solusi membasmi hama cocomot belum berhasil dan tak teratasi. Berdasarkan pengalamannya  dan telah melakukan uji coba dengan memidahkan sarang semut hitam ke batang pohon kakao yang sedang berbunga sehingga semut hitam berkembang biak tinggal di pohon kakao itu. Membudidayakan semut hitam tersebut membuahkan hasil, kata Trimo,buah kakao selamat sampai masak tidak busuk dan lengket tidak terserang hama cocomot lagi karena di pohonnya ada semut hitam.

Masih menurut Trimo, bersama 10 warga pemilik lahan dia berbagi pengalaman dan mengajak sejumlah warga untuk kembali membudidayakan tanaman kakao, karena harga biji kakao kering mencapai Rp 22 ribu /kg. Namun ada kendala yang dihadapi warga karena sudah sempat alih fungsi lahan menjadi tanaman sawit.

 Meski begitu lanjut Trimo ada solusi untuk awal penanaman kakao. Petani yang memiliki lahan 1 Ha bisa menebang pohon sawitnya sekira 5 rante untuk membudidayakan kakao, karena harapan Trimo di Desa Sei Alim telah dibangun pabrik kakao dan saat ini sudah lama tak berfungsi. Untuk itulah Trimo menyayangkan dan ingin mengajak warga untuk menanam pohon kakao kembali. (D05/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru