Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 15 April 2026
Sambut HUT RI, Partai Demokrat Medan Silaturahmi dengan Pejuang Kemerdekaan

Pejuang Soroti Pejabat Korupsi dan Masalah Narkoba

- Rabu, 16 Agustus 2017 12:29 WIB
612 view
Pejuang Soroti Pejabat Korupsi dan Masalah Narkoba
SIB/Horas Pasaribu
BERSAMA PEJUANG: Ketua DPC P Demokrat Kota Medan Burhanuddin Sitepu SH didampingi istri Dra Norma br Keliat, Sekretaris Tengku Aswad, Ketua OKK Parlindungan Sipahutar SH, Bendahara Irwan Sihombing SE, Pengurus DPD P Demokrat Sumut Ir Ronald Naibaho MSi, S
Medan (SIB) -Para pejuang kemerdekaan Indonesia yang tergabung dalam Legiun Veteran Indonesia (LVRI) merasa sedih melihat kondisi negara yang makin banyak terlibat korupsi dan maraknya peredaran narkoba. Kepatriotismean anak bangsa makin menipis, segala sesuatu dilakukan semata-mata untuk kepentingan pribadi dan kelompok.

"Kondisi ini sangat menyedihkan, padahal kami dulu berjuang dengan tulus, nyawa kami korbankan, keluarga kami tinggalkan, tujuannya untuk Indonesia merdeka dan generasi muda bisa mengisi kemerdekaan itu," ucap Ketua DPC LVRI Kota Medan Mayor Purn TNI Sumbat Sembiring, pada silaturahmi DPC P Demokrat Medan dengan LVRI Medan dalam rangkaian HUT RI ke 72, Selasa (15/8) di Kantor DPC P Demokrat Medan Jalan DI Panjaitan Medan.

Mayor Sumbat Sembiring menceritakan betapa sakitnya di masa-masa perjuangan kemerdekaan, mereka berjalan kaki dari Kabanjahe ke Tiganderket untuk
mencari bahan bakar minyak.  Kalau tidak ada ditempuh ke Bahorok juga dengan jalan kaki. Pada perjuangan satu persatu nyawa sahabat dan kerabat diikhlaskan melayang di ujung peluru kompeni Belanda. Tapi itu mereka lakukan dengan tulus dan ikhlas demi Indonesia merdeka.

Ketua DPC P Demokrat Medan Burhanuddin Sitepu SH sangat terharu mendengar kisah perjuangan itu.  Para pejuang, kata Wakil Ketua DPRD Medan ini, wajar sedih melihat kondisi ini, karena mereka berjuang tanpa pamrih, tapi setelah merdeka sangat banyak pejabat terindikasi korupsi. "Kondisi seperti ini tidak diharapkan para pejuang, korupsi merajalela, narkoba dimana-mana, wajar mereka meneteskan air mata," kata Burhan yang juga putra seorang pejuang almarhum Mayor Zainal Abidin Sitepu.

Mengundang para pejuang kemerdekaan dalam rangkaian HUT ke-72 RI dilakukan Partai Demokrat Medan agar perayaan ini lebih menyentuh kepada masyarakat. Agar rangkaian HUT RI tidak hanya seremonial, maka para pejuang diundang untuk silaturahmi sambil mendengarkan kisah perjuangan mereka. Para pejuang ini kata Burhan masih menaruh harapan kepada kader Demokrat untuk berjuang mengisi kemerdekaan tanpa korupsi dan narkoba. "Makanya kami akan melakukan test urine per 6 bulan kepada kader, kalau ada yang terindikasi langsung diusulkan dipecat," tegas Burhan.

Turut hadir Pengurus DPD P Demokrat Sumut Ir Ronald Naibaho MSi dan H Saut Gurning mewakili Ketua DPD DR JR Saragih SH MH. Ronald mengatakan bahwa lembaga yang paling tidak disukai rakyat saat ini adalah partai politik, karena dinilai perjuangannya untuk masyarakat tidak ada, hanya bagaimana berupaya bisa mengantongi dana APBN atau APBD.

"Itulah kritik masyarakat kepada bangsa, lihat dana desa Rp 40 triliun yang banyak terindikasi korupsi. Untuk itu marilah kita maknai refleksi kemerdekaan dengan sungguh-sungguh lewat Partai Demokrat. Karena partai kita masih dianggap partai yang luar biasa, mampu mencari solusi untuk melawan korupsi dan narkoba. Terbukti hanya Demokrat satu-satunya partai yang mau menandatangani fakta integritas," tuturnya. (A10/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru