Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 17 Agustus 2026

Wartawan Berperan Penting Jaga Kerukunan Umat Beragama

- Kamis, 14 Desember 2017 14:57 WIB
303 view
Wartawan Berperan Penting Jaga Kerukunan Umat Beragama
Medan (SIB)- Profesionalitas wartawan dalam menyajikan pemberitaan di media massa terkait masalah keagamaan, punya  peran penting dan strategis dalam menjaga kerukunan antar umat beragama.

"Wartawan itu harus taat pada Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan UU Nomor 40/1999 tentang Pers, agar wartawan tidak salah dalam menyajikan pemberitaan," kata Wali Kota Medan HT Dzulmi Eldin diwakili Kepala Kesbangpol, Ceko Wakhdah Ritonga saat membuka dialog kerukunan dengan wartawan bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Medan di  hotel Madani  Medan, Sabtu (9/12).

Dikatakan, wartawan haruslah menyampaikan kebenaran dengan perspektif untuk membangun bangsa. Untuk itu, diharapkan semua pihak termasuk FKUB, para tokoh agama dan masyarakat, ikut menciptakan kenyamanan bagi wartawan dalam menjalankan tugas mulianya di tengah masyarakat.
"Wartawan profesional jangan dihambat atau dimusuhi, tapi didukung sehingga karya-karya jurnalistik yang dihasilkannya bermanfaat bagi masyarakat luas," katanya.

Tampil sebagai pembicara pada dialog itu, Ketua FKUB Kota Medan, Ilyas Halim. Dikatakannya, pengurus FKUB tidak boleh mencampuradukkan politik dengan organisasi.

"Jadi saat seorang pengurus FKUB ingin maju menjadi pejabat eksekutif, tidak boleh sampai merusak hubungan dalam kepengurusan," katanya.
Menurutnya, ada dua hal yang tidak boleh diperdebatkan dalam menciptaan kerukunan umat beragama yakni akidah atau keyakinan serta keturunan. Agama tidak bisa dirukunkan, pemeluk agama yang bisa dirukunkan. Keturunan juga tidak bisa dicampuradukkan.

Kerukunan adalah suasana persaudaraan dan kebersamaan antar sesama orang. Karenanya, untuk menciptakan kerukunan ini, masyarakat harus saling terbuka, menerima dan cinta kasih. "Selama ini, kendala kerukunan adalah rendahnya toleransi, kepentingan politik dan sikap fanatisme. Inilah yang harus dihilangkan," katanya.

Pembicara lainnya Dr Erwan Efendi yang juga anggota FKUB Kota Medan, menjelaskan ada beberapa strategi yang bisa diterapkan media dalam membangun kerukunan antar umat beragama.

"Di antaranya membentuk pribadi wartawan yang berhaluan kepada nilai pendidikan dan pelurus informasi, penyebar paham pembaruan, menjadi jembatan yang mampu mempersatukan, serta berjuang untuk membela kepentingan bangsa," katanya.

Turut menyampaikan paparan Dr Abdul Hakim Siagian SH dan Rizal Surya mewakili Ketua PWI Sumut. Banyak hal dibicarakan dalam mewujudkan kerukunan umat, termasuk tidak boleh menutup jalan umum untuk kepentingan pribadi seperti pesta kawin atau kemalangan. Bahkan, kata penceramah, kalau untuk perkawinan jalan umum ditutup, akan banyak disumpahi orang, sehingga banyak perkawinan tidak langgeng. Malah disebut, menutup jalan umum itu, hukumnya haram. (A01/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru