Medan (SIB)- Pimpinan Gereja Methodist Indonesia (GMI) Wil I Bishop Kristi Wilson Sinurat STh MPd membuka Konferensi Tahunan ke-73/XLVIII/2018 GMI Wilayah I di Convention Hotel Danau Toba Medan, Kamis (7/6). Pembukaan ditandai pemukulan gong yang dilakukan mewakili Kakanwil Kemenagsu Dr Rosmina Batubara MPdK didampingi Pimpinan GMI Wilayah II Bishop Sabam Tobing MA, Bishop RPM Tambunan STh, Bishop Darwis Manurung Sth MPSi, Ketua Konta Pengembangan Sementara Pdt Tahir Wijaya MTh, DS Wilayah I dan II, mewakili Wali Kota Medan Marihot Tampubolon.
Dalam sambutannya Bishop mengatakan, Konta 73/XLVIII/ 2018 GMI Wilayah I yang pertama kali dilakukan semasa dirinya menjadi pimpinan. Meski demikian, ujarnya, banyak hal yang dibicarakan untuk memaksimalkan peran Methodist di tengah masyarakat. "Yang mendesak adalah merevitalisasi aset fisik dan nonfisik dalam maksud menyejajarkan Methodist dengan seluruh elemen bangsa dalam mengisi pembangunan," tandasnya.
Bishop Kristi Wilson Sinurat mengupas tema Hidup Bersama Dalam Keteraturan (Fil 2:5) dan subtema Bersama Melayani dlm Ketaatan & Keteladanan Mewujudkan Revitalisasi Gereja Methodist Indonesia sebagai acuan program kerja Methodist minimal setahun ke depan. "Di Konta ini kita bersama menyusun program dan mengevaluasi apa yang sudah dilakukan sebagai batu acuan terus melangkah dan melayani," tegasnya.
Kakanwil Kemenagsu diwakili Rosmina Batubara meminta Methodist mengambil peran yang lebih signifikan serta hendaknya menjadi panutan bagi gereja tetangga lainnya. Menurutnya, Methodist adalah satu dari 47 denominasi gereja yang berkantor pusat di Sumut dan satu dari 75 cabang denominasi gereja yang ada di Indonesia. "Peran strategis Methodist selama ini sudah terbukti dan tetap diharapkand alam menebalkan iman warga Indonesia," tegasnya. Wali Kota Medan diwakili Marihot Tampubolon mengatakan, peran Methodist yang sudah teruji selama ini diharapkan semakin mewarnai Medan. "Soal pendidikan, Methodist telah melahirkan pimpinan terbaik," ujarnya.
Ketua Panitia Konta 73 / XLVIII tahun 2018 Pdt Eddy Lumumba Hutagalung STh melaporkan, kegiatan diikuti tak kurang dari 555 peserta dan diagendakan ditutup, Minggu (10/ 6). "Di ujung Konta, pada Epsiscopal Addres, Bishop akan mentahbiskan pendeta baru yang otomatis sebagai anggota Konta GMI Wil 1 mencakup wilayah Aceh - Sumut - Riau Kepulauan dan Riau," ujarnya didampingi Sekretaris Pdt Runggu Hutauruk STh unsur panitia Pimpinan Redaksi SMI Naurat Silalahi dan Alex dan Pdt Benet Sihombing, Pimpinan PKMI 12 Dra Catherine Margaretha Sitorus MPdK, YT Tumio Sagala, Ketua Yayasan Pendidikan GMI Wil I Pdt Binran Sipayung.
Kegiatan didahului upacara nasional dengan konduktor lagu Indonesia Raya Pdt Rosmaulina Br Hutagalung STh menyusul kebaktian yang dipimpin Bishop GMI WIl I dan Pimpinan GMI Wilayah II Bishop Sabam Tobing MA. Di hari kedua, Jumat (8/6), peserta Konta membahas perkembangan pelayanan dan tantangan ke depan. (R10/h)