Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 27 April 2026

PB IKLAS Tepung Tawari Calon Haji Labusel

- Rabu, 18 Juli 2018 15:47 WIB
351 view
PB IKLAS Tepung Tawari Calon Haji Labusel
SIB/Dok
TEPUNG TAWAR : Ketua PB-Iklas Sumut, Drs. Rivai Nasution melakukan tepung tawar terhadap calon jamaah haji Labusel.
Torgamba (SIB) -Pengurus Besar Ikatan Keluarga Labuhanbatu Selatan (PB-Iklas) Sumut bekerja sama dengan Yayasan Pondok Pesantren Ar-Rasyid menggelar halal bi-halal dan tepung tawar calon jemaah haji 1439 H asal Kab. Labusel di lapangan Pondok Pesantren Modern Ar Rasyid, Pinangawan, Kec. Torgamba, Minggu (15/7).

Acara yang dirangkai dengan pengukuhan Pengurus Pusat Himpunan Pemuda dan Mahasiswa (PP-Hipma) Labusel periode 2018-2021 dengan Azhari Harahap dan pelantikan pengurus DPC Ikatan Keluarga Nasution Dohot Anak Boruna (IKANAS) Kab. Labusel periode 2018-2023 dengan Andre Nasution sebagai Ketua itu dihadiri Ketua Dewan Penasehat PB Iklas Sumut Dr H Amarullah Nasution, Ketua Umum PB Iklas Sumut, Drs Rivai Nasution, sejumlah anggota dewan, pengurus partai politik, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Modern AR-Rasyid Hj. Rosnah Rasyid Nasution dan undangan lainnya.

Rivai Nasution dalam pidatonya mengatakan, kegiatan tersebut tidak ada muatan politis. Menurutnya, PB Iklas Sumut hanya berupaya mendorong agar di Kab. Labusel ada perubahan.

"Saya sangat prihatin, sudah 9 tahun pemekaran tapi jalan lingkar belum juga selesai, terminal belum jelas, Pasar Inpres Kotapinang tidak tertata, keberadaan situs bersejarah yakni Istana Bahrain tidak terurus," katanya.

Rivai juga menyinggung Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan pihak kepolisian di Dinas Kesehatan Pemkab Labusel belum lama ini. Menurutnya, hal tersebut sangat memalukan dan meminta para PNS agar lebih fokus bekerja dan lebih serius.

"Kepada pemerintah agar dapat menghargai para tokoh-tokoh pemekaran dan kita harus kembali melihat sejarah,  pembangunan belum merata dan menjadi catatan agar pembangunan harus merata di seluruh kecamatan," katanya. (R18/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru