Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 17 September 2026

Puluhan Rumah dan Ruas-ruas Jalan di Lubukpakam Kebanjiran

- Senin, 01 Oktober 2018 14:35 WIB
373 view
Puluhan Rumah dan Ruas-ruas Jalan di Lubukpakam Kebanjiran
SIB/dok
BANJIR : Beginilah situasi banjir akibat hujan deras yang terjadi Minggu (30/9) siang di Lubukpakam.
Lubukpakam (SIB)- Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Lubukpakam Kabupaten Deliserdang, Minggu (30/9) siang mengakibatkan sejumlah ruas jalan protokol pekan, seputaran Plaza Delimas dan Jalan Sutomo banjir serta puluhan rumah tergenang.

Lokasi yang terparah digenangi banjir adalah Jalan Tengku Cik Ditiro Pekan Tradisional, kedalaman air di badan jalan mencapai lutut orang dewasa. Banjir juga mengakibatkan aktivitas perdagangan warga di Pekan Tradisional itu terganggu, terlihat kepanikan pedagang mengevakuasi barang dagangan ke tempat yang lebih tinggi.

Seorang warga bernama Fikri mengatakan bahwa banjir selalu terjadi apabila turun hujan deras. Ia tidak mengetahui persis apa penyebab banjir di kawasannya, karena lamanya hujan hanya berkisar 1,5 jam.

"Parit tumpat karena ada pengerjaan drainase di bagian ujung Jalan Tengku Cik Ditiro. Sehingga air cepat naik sampai selutut dewasa, bisa-bisa sepinggang nanti kalau hujan tak reda," kata Fikri.

Pantauan rumah yang tergenang banjir terjadi di Pasar 6 dan Jalan Setia Budi Kecamatan Lubukpakam. Warga terlihat panik berupaya agar menghempang air banjir agar tidak masuk rumah dan yang sudah tergenang berbagai cara dilakukan untuk mengeluarkan air dari rumahnya.

Rosa Monita (45) warga Jalan Agus Salim Pasar 6 Kecamatan Lubukpakam mengaku rumahnya sudah terendam banjir. Katanya, air  hujan melimpah dari parit hingga masuk ke dalam rumah.

"Habis semua terendam air mulai dari perabotan, kursi, lemari, tempat tidur dan lainnya. Banjir ini merupakan yang paling parah sejak sebulan terakhir, biasanya hanya sampai halaman rumah. Saat ini air begitu banyak sampai masuk ke dalam rumah, bakal tak tidur kami malam ini menguras air yang masuk," keluhnya. (C06/f)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru