Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 21 Mei 2026

Sejumlah Hotel Melati Digerebek Polres Binjai

* Tiga Pasangan dan Dua Wanita Positif Narkoba Diamankan
- Senin, 31 Desember 2018 10:16 WIB
416 view
Binjai (SIB)- Polres Binjai menggandeng Badan Narkotika Nasional dan Sub Denpom Kota Binjai menggelar razia cipta kondisi yang menyasar ke sejumlah tempat hiburan malam serta hotel-hotel kelas melati, Sabtu (29/12) malam. Hasilnya, tim gabungan mengamankan tiga pasangan yang tidak dapat menunjukkan buku nikah dari salah satu hotel melati di Jalan Soekarno-Hatta, Binjai Timur dan dua wanita yang positif narkotika dari tempat hiburan karaoke daerah Binjai Utara.

Razia cipta kondisi ini diawali apel gabungan yang dipimpin Kasat Reserse Narkoba Polres Binjai, AKP Aris Fianto. Sekitar 30 personel gabungan dibagi dalam dua tim.

Ada lima tempat hiburan karaoke disisir, empat di antaranya berada di Binjai Supermall. Tim gabungan tidak mendapatkan apapun dari keempat tempat tersebut.
Usai dari BSM, tim menyasar ke hotel melati . Dari tempat ini,  tiga pasang di luar nikah diamankan, masing-masing Herman (28) warga Tanjungselamat, 
Sunggal, Deliserdang-Nova (23) warga Tanjungberingin, Hinai, Langkat; Sada Ari Barus (27) warga Bahorok, Langkat-Mila Ramadani (22) warga Jalan Setia Ujung, Medan Sunggal dan Budiman (35) warga Kampung Tanjung, Binjai Kota-Yusra (28) warga Brahrang, Lincun.

Tempat terakhir yang didatangi adalah salah satu karaoke di daerah Binjai Utara. Hasilnya, dua wanita positif narkotika jenis methamphetamin. Keduanya dibawa ke Mapolres Binjai untuk ditindaklanjuti.

Mereka adalah, Fitri (30) warga Tandam dan Nanda (22) warga Stabat. Saat tim gabungan menyasar tempat hiburan, keduanya tidak dapat menunjukkan identitas. Akibatnya, keduanya diambil keterangan kemudian dilakukan tes urine. Nanda dan Fitri mengaku mengkonsumsi pil ekstasi atau inex sepekan yang lalu. Nanda mengaku mengonsumsi inex di sebuah rumah. Sementara Fitri mengaku pakai inex di sebuah kafe di daerah Kutalimbaru.

Waka Polres Binjai, Kompol Hamdan yang dihubungi kemarin mengatakan, petugas akan melakukan pengembangan untuk mencari tahu asal usul obat yang digunakan kedua wanita yang positif Narkoba ini.

"Mereka nanti akan diserahkan ke BNN untuk ditindaklanjuti, apakah direhab atau bagaimana. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka cipta kondisi," tandasnya. (A25/c).
Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru