Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 26 April 2026
Drainase Buruk Pemicu Banjir

Ketua Komisi IV DPRD Medan Minta Setop Pembangunan Pasar Timah

Redaksi - Rabu, 04 Maret 2020 12:06 WIB
154 view
Ketua Komisi IV DPRD Medan Minta Setop Pembangunan Pasar Timah
Foto SIB/Dok
TINJAU: Ketua Komisi IV DPRD Medan Paul MA Simanjuntak SH meninjau drainase Pasar Timah yang sedang dibangun, Senin (2/3).
Medan (SIB)
Menyahuti keluhan warga Lingkungan VII Kelurahan Sei Rengas II Medan Area yang selalu kebanjiran, Ketua Komisi IV DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak SH meninjau pembangunan gedung Pasar Timah, Senin (2/3).

Warga mengaku pemukiman mereka selalu kebanjiran setiap hujan deras turun. Ini dampak dari pembangunan gedung Pasar Timah yang drainasenya ditutupi bangunan. Keluhan warga itu, disampaikan kepada DPRD Medan beberapa waktu lalu.

Dalam peninjauannya itu Paul Simanjuntak didampingi Camat Medan Area Hendra Asmilan, Lurah Sei Rengas II Vindika Batubara, mewakili Dinas PU Risfan dan Abidan, mewakili PD Pasar Rizal, mewakili Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (PKPPR) Affan, mewakili Satpol PP Irvan dan pihak pengembang diwakili Ahun serta warga sekitar.
Politisi PDI Perjuangan itu menemukan kondisi saluran air atau drainase yang amburadul.

"Drainase ini tidak beres, pelaksana proyek harus tanggungjawab. Kita minta pembangunan disetop sebelum ada solusi untuk perbaikan. Kita tidak setuju warga sekitar kebanjiran akibat kelalaian pihak pengembang," kata Paul.

Kepada Ahun yang mewakili pihak pengembang, Paul meminta agar drainase yang ada sekarang, segera diperbaiki dan harus dipastikan tidak menyebabkan banjir kepada warga sekitar. Drainase yang amburadul itu diminta segera dinormalisasi dan tidak ditutup sebelum semua lancar.

"Bila perlu, buat drainase yang bisa dibuka dan ditutup sehingga jika ada masalah dapat segera diperbaiki," saran Bendahara F-PDI Perjuangan DPRD Medan itu.

Begitu juga dengan Amdal Lalin supaya dilakukan sehingga kawasan itu nantinya terhindar dari kemacetan. Termasuk lahan parkir harus disiapkan pengembang guna meminimalisir kemacetan nantinya.

Pada kesempatan itu, Paul meninjau rumah salah seorang warga bernama Budi Sumargo di Simpang Jalan Tembaga. Pagar rumah warga itu ditutupi bangunan Pasar Timah yang menempel. Akibatnya akses keluar masuk pemilik rumah terganggu.

Budi berharap DPRD Medan memasilitasi pembongkaran bangunan yang menutup akses jalan ke rumahnya. Ia mengaku, sebelumnya sudah minta agar bangunan yang menutup jalan ke rumahnya dibongkar, namun tidak digubris pengembang. (M13/c)


SHARE:
komentar
beritaTerbaru