Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 01 Mei 2026
Kunjungan Kerja ke PT Indonesia Power di Pangkalansusu

DPRD Langkat Minta Perhatikan Dampak Abu Batubara Tidak Cemarkan Laut

Redaksi - Rabu, 11 Maret 2020 10:39 WIB
130 view
 DPRD Langkat Minta Perhatikan Dampak Abu Batubara Tidak Cemarkan Laut
SIB/Lesman Simamora
PENJELASAN : GM PT Indonesia Power, Rizky Priatna saat memberi penjelasan kinerja pengelolaan energi listrik unit 1&2 PLTU Pangkalansusu kepada Komisi I DPRD Langkat, Selasa (10/3) d
Pangkalansusu (SIB)
Meningkatkan kapasitas dan ketersediaan energi listrik perlu dilakukan kerjasama yang baik antara perusahaan Unit Pembangkitan Listrik di PLTU Pangkalansusu dengan pihak manajemen PT Indonesia Power dan PT PLN (Persero).

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komisi I DPRD Langkat, Dedy Kaisa dalam kunjungan kerjanya bersama sejumlah rekan sekerjanya ke PT Indonesia Power Pangkalansusu yang merupakan anak perusahaan PT PLN, Selasa (10/3).

Dedy mengatakan, kunjungan kerja Komisi I selain bertujuan membangun silaturahmi, juga mendorong pihak manajemen PT Indoseia Power untuk lebih meningkatkan kinerjanya membangun ketahanan energi listrik, ujarnya.

Sejauh ini, lanjutnya, masyarakat khususnya di Kab Langkat, masih sering merasakan pemadaman listrik, yang mungkin akibat defisit energi listrik atau karena faktor yang lain, ucapnya diamini rekan komisinya Zuhuriah Wista Br Gurusinga SE.

Anggota Komisi I DPRD Langkat lainnya, Swarmin mempertanyakan rekrutmen ketenagakerjaan. Dia meminta agar pihak manajemen PT Indonesia Power mengutamakan tenaga kerja lokal sesuai kemampuan dan bidangnya, ucapnya.

Selain itu, dia meminta pihak manajemen memperhatikan dampak abu batu bara/asap cerobong (asap udara) dan abu material batu bara agar jangan sampai mencemari perairan laut Pangkalansusu, yang dampaknya berpotensi merugikan nelayan, ujarnya.

Pada kesempatan itu, Supervisor Senior Bagian umum PT Indonesia Power, Miduk Hutasoit membantah keras adanya isu transaksi uang dalam rekrutmen tenaga kerja di lingkungan PT Indonesia Power. "Tidak ada transaksi uang dalam setiap penerimaan tenaga kerja di lingkungan perusahaan ini," ujarnya.

Terkait pertanyaan para wakil rakyat itu, General Manager PT Indonesia Power Rizky Priatna mengatakan pihaknya akan terus berupaya meningkatkan trend kinerja untuk lebih baik lagi ke depan.

Dalam pengembangan energi listrik, kata dia, pihaknya dengan manajemen sistem secara terintegrasi dan kredibilitas yang baik. Semua bisnis yang berkaitan dengan energi baru dan terbarukan yang bertumbuh dan berkelanjutan akan dikembangkan ke depan, ucapnya.

Mengintegrasikan energi baru dan terbarukan sebagai solusi sumber energi yang lebih murah, handal, efisien dan ramah lingkungan. Energi terbarukan adalah sumber energi yang cepat dipulihkan kembali secara alami dan proses berkelanjutan, ucapnya. (M25/q)

SHARE:
komentar
beritaTerbaru