Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 23 Februari 2026

Koalisi Bersama Mahasiswa dan Pemuda Unjuk Rasa ke DPRD SU Tolak Kenaikan Harga BBM

Redaksi - Senin, 05 September 2022 19:13 WIB
521 view
Koalisi Bersama Mahasiswa dan Pemuda Unjuk Rasa ke DPRD SU Tolak Kenaikan Harga BBM
Foto: Dok/SIB/Firdaus Peranginangin
TOLAK BBM: Massa Koalisi Bersama Mahasiswa dan Pemuda Sumut unjuk rasa ke DPRD Sumut, Senin (5/9/2022), menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Massa Koalisi Bersama Mahasiswa dan Pemuda Sumut unjuk rasa ke DPRD Sumut, Senin (5/9/2022), menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), karena menyengsarakan rakyat serta meningkatkan angka kemiskinan dan kejahatan di Indonesia.

"Kenaikan harga BBM bukan solusi bagi negara dalam pemulihan ekonomi, tapi malah membawa bencana bagi masyarakat menengah ke bawah, karena BBM merupakan komoditi yang dibutuhkan semua masyarakat," tegas kordinator aksi Koalisi Bersama Mahasiswa dan Pemuda Sumut, Ananda Rizki Tambunan.

Dengan kenaikan harga BBM ini, tentu berimplikasi kepada seluruh sektor industri, ekonomi dan gerak kehidupan masyarakat.

Harus dipahami, seluruh aktivitas manusia membutuhkan transportasi dan distribusi, sehingga kenaikan ini akan memberikan efek besar terhadap masyarakat.

"Tidak bisa dipungkiri, kenaikan BBM ini dipastikan memicu terjadinya kenaikan harga-harga berbagai kebutuhan pokok masyarakat dan biaya transportasi, sehingga beban masyarakat akan semakin berat dalam memenuhi kebutuhannya sehari-hari," kata Tambunan.[br]

Berkaitan dengan itu, pengunjuk rasa mendesak DPRD Sumut untuk bersama-sama menyatakan kesepakatannya menolak kenaikan harga BBM, karena hanya mendatangkan bencana bagi masyarakat menengah ke bawah.

Menyikapi aspirasi massa Koalisi Bersama Mahasiswa dan Pemuda Sumut, Ketua Komisi C DPRD Sumut Poaradda Nababan, Jumadi, Abdul Rahim Siregar dan anggota dewan lainnya berjanji akan menyalurkan aspirasi pengunjuk rasa kepada pemerintah pusat.

"Kita setuju kenaikan harga BBM segera dibatalkan, karena sangat menyengsarakan rakyat di saat ekonomi mereka sedang terpuruk pasca pandemi Covid-19," tegas Poaradda sembari menyatakan dukungannya terhadap aspirasi pengunjuk rasa.

Sedangkan Jumadi secara tegas mengatakan, Fraksi PKS tidak pernah menyetujui kebijakan pemerintah yang tidak memihak rakyat, sehingga dalam rapat paripurna DPRD Sumut, fraksinya sudah menyatakan menolak kenaikan harga BBM yang nyata-nyata telah menyelenggarakan rakyat. (A4)

Editor
:
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru