Mantan Sekda Nias Apresiasi Kajari Gunungsitoli Bongkar Kasus RSP Pratama Rp38 Miliar
Nias(harianSIB.com)Langkah tegas Kejaksaan Negeri Gunungsitoli dalam mengusut kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit Pratama (RSP) Nia
"Sementara jumlah wartawan 250.000 dan hanya 27.500-an yang sudah ikut dan lulus uji kompetensi wartawan sejak tahun 2018," kata Nanang Junaidi, saat memberikan materi 'Menulis Berita dengan Bahasa Jurnalistik', pada Pelatihan Jurnalistik Update Transformasi Business Telkom Indonesia Area Regional I Sumatera di Medan.
Atas kenyataan tersebut, Nanang Junaidi kembali mengutip Dewan Pers yang menyebut semakin mudah dan murah sebuah media diciptakan, kualitas jurnalisme justru makin mengkuatirkan.
Karena itu, para jurnalis harus terus membekali diri dengan pengetahuan agar produk jurnalisme yang dihasilkan benar-benar tersaji secara akurat, menarik dan memenuhi ketentuan yang berlaku.
Diakuinya, jumlah media dan wartawan yang sedemikian banyak juga dapat membawa konsekwensi tersendiri bagi dunia jurnalistik itu sendiri, di samping juga dalam berbangsa dan bernegara. Sehingga dibuat aturan supaya media massa itu baiknya terverifikasi dan wartawan sudah lulus uji kompetensi.
"Namun bagi media yang tidak terverifikasi dan wartawan yang belum lulus uji kompetensi tak ada larangan di negeri ini untuk mengeluti dunia media massa," katanya.
Saat ini, kata Imam Wahyudi, anggota Dewan Pers yang ikut dalam pelatihan itu, Dewan Pers gencar melakukan literasi kepada nasyarakat bahwa yang dibela dewan pers bila timbul masalah jurnalistik hanya mereka yang sudah lulus uji kompetensi dan bekerja di media terverifikasi.
"Di luar itu tak diurusi Dewan Pers," jelas Imam menjawab harianSIB.com.
Ditegaskan, sejak era reformasi tak ada lagi keharusan bagi media massa untuk memiliki izin sebagaimana diharuskan pada era Orde Baru. Karena itu, Dewan Pers mendata media yang terverifikasi dan wartawan yang lulus uji kompetensi.
Untuk terverifikasi, lanjutnya, memang ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi, antara lain memiliki badan hukum, punya alamat yang jelas, memberikan data jumlah wartawan dan karyawan yang dipekerjakan, serta kesanggupan memberi gaji minimal UMR dan lainnya.
"Mungkin untuk sebagian pengelola media, syarat-syarat verifikasi itu boleh jadi berat untuk dipenuhi, tapi begitu kesepakatan semua pihak terkait dengan dunia jurnalistik di negara ini serta hanya media yang sudah terverifikasi dan terdata di Dewan Pers yang benar-benar media pers," kata Imam. (**)
Nias(harianSIB.com)Langkah tegas Kejaksaan Negeri Gunungsitoli dalam mengusut kasus dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit Pratama (RSP) Nia
Labuhanbatu(harianSIB.com)Semangat sportivitas dan kebersamaan mewarnai pembukaan Turnamen Volly Putra Penry Patartua Nababan Cup I tingkat
Medan(harianSIB.com)Panitia Perayaan Paskah Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kota Medan Tahun 2026, Kamis (30/4/2026), melaporkan kesiapa
Binjai(harianSIB.com)Upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di Kota Binjai kembali digencarkan. Tim gabungan Satresnarkoba Polres Bin
Medan(harianSIB.com)Persatuan Wartawan Indonesia Sumatera Utara (PWI Sumut) dan Kejatisu berkolaborasi akan menggelar Uji Kompetensi Wartawa
(harianSIB.com)Pendidikan menempati posisi fundamental dalam pembangunan sumber daya manusia. Mutu pendidikan berpengaruh langsung terhadap
Tapteng(harianSIB.com)Seorang pria yang diduga pelaku pencurian tiang listrik milik negara diamankan warga di Kelurahan Hutanabolon, Kecamat
Tapteng(harianSIB.com)dr Janri Aoyagie Nababan, wajah baru dalam dunia kesehatan Tapanuli Tengah (Tapteng), namun jejak pengabdiannya sudah
Tapteng(harianSIB.com)Merasa dianiaya saat rapat klarifikasi bantuan sosial jaminan hidup (Jadup) di Kantor Camat Barus, Senin (27/4/2026) l
Simalungun(harianSIB.com)Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menegaskan bahwa peringatan May Day merupakan momentum strategis untuk mempe
Belawan(harianSIB.com)Seorang pria berinisial Il (28), bersomisli di Kelurahan Kampung Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, terduga pelak
Sibolga(harianSIB.com)Keluarga Besar Fransiskan SibolgaTapteng meliputi Pastor Kapusin, Bruder, Frater, Suster dan juga para saudara Ordo