Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 11 Februari 2026

PTPN III Bahas Ekspansi KEK Sei Mangkei dengan BII Pte Ltd

Lisbon Situmorang - Rabu, 15 Januari 2025 19:33 WIB
120 view
PTPN III Bahas Ekspansi KEK Sei Mangkei dengan BII Pte Ltd
(Foto: Dok/Holding PTPN III)
Dirut Holding PTPN III M Abdul Ghani (3 dari kanan) saat membahas pengembangan KEK Sei Mangkei, baru-baru ini, di Jakarta.
Lubukpakam (harianSIB.com)

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), membahas rencana pengembangan investasi bisnis di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Sumatera Utara.

Hal itu disampaikan pada keterangan persnya diterima SIB, melalui Misran selaku Corporate Secretary Holding PTPN III, Rabu (15/1/2025), di Lubukpakam. Disebutkan rencana itu untuk mendukung transformasi kawasan tersebut menjadi Kawasan Green Industry.

Selanjutnya, Dirut Holding PTPN III M Abdul Ghani melakukan kujungan kerja ke China, Kamis (9/1/2025), disambut CEO sekaligus pemilik Basic International Investment Pte Ltd, Mr Liu, membahas potensi kerja sama.

Pada pertemuan itu, kedua pihak komitmen untuk berkontribusi melalui investasi signifikan yang diproyeksikan mampu menyerap hingga 7.000 tenaga kerja lokal.

Menurut Mr Liu, Indonesia khususnya KEK Sei Mangkei, merupakan lokasi strategis untuk investasi di tengah ketidakpastian politik global.


Pihaknya berencana menambah satu pabrik sarung tangan berbahan dasar karet alami serta mendirikan lembaga penelitian dan pengembangan (R&D) karet bekerja sama dengan lembaga penelitian dalam negeri seperti Riset Perkebunan Nusantara (RPN).

Abdul Ghani menyambut positif rencana Basic International Investment Pte Ltd, yang akan menambah investasinya di Indonesia. Menurutnya, inisiatif itu memberikan potensi bisnis baru yang dapat meningkatkan nilai ekonomi komoditas karet yang sebelumnya mengalami tekanan harga.

"Rencana konversi lahan karet menjadi sawit atau tebu akan dikaji kembali sesuai kebutuhan bahan baku karet alami Basic International Investment Pte Ltd," jelasnya.

Abdul Ghani juga menegaskan, investasi ini tidak hanya bermanfaat bagi PTPN sebagai korporasi, tetapi juga memberikan dampak sosial yang signifikan bagi masyarakat sekitar.

"Dengan meningkatnya penyerapan tenaga kerja, langkah ini sejalan dengan target pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen," tambahnya.


Diskusi juga membahas potensi kerja sama pembangunan pembangkit listrik dari Energi Baru Terbarukan (EBT) berbasis biomassa. Pembangkit itu nantinya akan memasok kebutuhan listrik KEK Sei Mangkei serta masyarakat sekitar, mendukung transformasi kawasan tersebut menjadi Kawasan Green Industry.

Basic International Investment Pte Ltd, juga menyampaikan minat untuk mengembangkan bisnis di sektor pertanian dan peternakan sapi perah (Dairy Farm) guna mendukung Program Makan Bergizi Gratis pemerintah. Sebagai catatan, anak perusahaan Basic International Investment Pte Ltd.

PT Basic International Sumatera (BASIC), yang bergerak di bidang manufaktur sarung tangan medis berbahan latex, telah merealisasikan investasi sebesar Rp 659 Miliar di KEK Sei Mangkei pada 2024. Proyek ini menjadi awal dari rencana investasi jangka panjang dengan nilai total Rp15 triliun (sekitar 925 juta dolar AS).

Untuk tahap pertama, investasi sebesar Rp 4,8 triliun (sekitar 296 juta dolar AS) akan dilakukan secara bertahap selama lima tahun sejak Juli 2024.

Kerja sama ini diharapkan menjadi momentum penting dalam pengembangan bisnis berkelanjutan dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional serta kesejahteraan masyarakat lokal. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru