Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 26 April 2026

Henry Sianturi SH Dikukuhkan Jadi Ketua Parsadaan Pomparan Raja Lontung Kota Medan

Oki Lenore - Sabtu, 30 Agustus 2025 14:13 WIB
122 view
Henry Sianturi SH Dikukuhkan Jadi Ketua Parsadaan Pomparan Raja Lontung Kota Medan
Foto Dok PPRL
Pengukuhan: Henry Sianturi SH dikukuhkan menjadi Ketua Parsadaan Pomparan Raja Lontung Kota Medan masa bakti lima tahun ke depan, Minggu (24/8).
Medan(harianSIB.com)

Henry Sianturi SH terpilih menjadi Ketua Parsadaan Pomparan Raja Lontung (PPRL) Kota Medan masa bakti lima tahun ke depan.

Pengukuhan kumpulan marga-marga seperti Marga Toga Sinaga, Tuan Situmorang, Toga Pandiangan, Toga Nainggolan, Toga Simatupang, Toga Aritonang, Toga Siregar dan borunya Simamora, Sihombing. Usai pemilihan, pengacara sohor itu dikukuhkan dalam upacara yang dipusatkan di Hotel Sakura Medan, Minggu (24/8).

Relis yang diterima Jurnalis SIB News Network (SNN), Jumat (29/8/2025), menjelaskan, acara diikuti para tokoh dari marga serta boru tersebut di atas termasuk unsur dari TNI/Polri dan ASN.

Dalam sambutannya, Ketua Marga Sianturi Simangonding kota Medan itu mengatakan, pihaknya fokus untuk membesarkan PPRL yang terdiri dari marga dan boru tersebut di atas.

"Karena era sekarang yang dibutuhkan adalah kesatupaduan dan kesepahaman derap langkah untuk membangun. Dari lingkungan PPRL menyebarkan virus positif pada bangsa dan negara," jelasnya.

Ia mengatakan, PPRL sudah terbentuk dari tingkat nasional yakni Dewan Pimpinan Pusat (DPP), di tingkat provinsi hingga kabupaten kota. "PPRL Medan bersedia menjadi dinamisator punguan dari kelompok lain untuk sama-sama membangun bangsa," tambah Henry Sianturi.

Mengenai acara yang diawali dengan menyanyikan Indonesia Raya diikuti kebaktian dan Mars Raja Lontung.

"Disebabkan sudah ada struktur organisasi dari ragam tingkatan maka PPRL di Medan diusahakan dibentuk hingga tingkat kecamatan dan seterusnya," tambahnya.

Mengenai maradat, menurutnya, Si Raja Lontung generasi keempat dari si Raja Batak harus menjadi wadah generasi marga yang tidak boleh tercerabut dari akar budaya. "Lontung Marsada ...Horas!" (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru