Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 17 Februari 2026

Ebenejer Sitorus Desak PTPN IV segera Hentikan Konversi Perkebunan Teh ke Kelapa Sawit di Sidamanik

Firdaus Peranginangin - Sabtu, 20 September 2025 20:02 WIB
766 view
Ebenejer Sitorus Desak PTPN IV segera Hentikan Konversi Perkebunan Teh ke Kelapa Sawit di Sidamanik
Foto harian SIB.com/Firdaus
Ebenejer Sitorus.

Medan(harianSIB.com)

Anggota DPRD Sumut Ebenejer Sitorus mendesak PTPN IV Regional II segera menghentikan konversi perkebunan teh menjadi kelapa sawit di Desa Simantin dan Bahbiak, Kecamatan Sidamanik dan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, karena akan menyebabkan erosi dan perubahan iklim.

"Alih fungsi lahan teh menjadi sawit akan merusak keanekaragaman hayati, mengurangi ketersediaan air bersih, menyebabkan erosi, hingga mempercepat perubahan iklim," ujar Ebenejer Sitorus kepada wartawan, Sabtu (20/9/2025) di Medan.

Dampak lain yang ditakutkan masyarakat, tambah politisi Partai Hanura ini, rusaknya persawahan warga, banjir di dataran rendah, serta hilangnya mata pencaharian masyarakat.

Berkaitan dengan itu, anggota Komisi E ini mengajak masyarakat bersatu melawan oligarki yang dianggap sewenang-wenang, karena jika dibiarkan, bencana sudah berada di depan mata, yang akan "meluluh-lantakkan" alam sekitar.

Baca Juga:
Menurut anggota dewan yang dikenal vokal ini, identitas Simalungun lekat dengan tanaman teh, sebagaimana tergambar dalam lambang daerah dan sejalan dengan iklim lingkungan, karena teh ramah lingkungan, mampu mencegah erosi, dan tidak rakus air seperti sawit.

Ditandaskan Eben, penolakan konversi ini bukan sekadar kepentingan warga Sidamanik, melainkan menyangkut kepentingan ekologis yang berdampak hingga Pematangsiantar.

"Sawit ini rakus air, kalau sebagian besar debit air diambil oleh sawit, masyarakat kita akan minum apa. Begitu juga bencana banjir sudah terjadi di desa-desa yang dekat dengan daerah teh yang telah dikonversi menjadi sawit, rumah warga rusak, sawah dan kebun ikut terdampak, bahkan kolam ikan masyarakat hancur," ujarnya.

Ebenejer menekankan pentingnya konsolidasi penolakan dilakukan secara sistematis, tidak hanya di Sidamanik dan sekitarnya, tetapi meluas hingga Kabupaten Simalungun termasuk Kota Pematangsiantar yang akan menerima dampak negatifnya.

"Masyarakat bersama pemerintah daerah harus solid menolaknya. Ini penting karena dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Ebenejer Sitorus sembari meminta semua pihak untuk menyampaikan penolakan ini ke Kementerian BUMN dan Holding PTPN.(*).

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Atlet Pematangsiantar Ikuti Kejurdasu Pencak Silat di Lubukpakam
Polres Gelar Turnamen Sepakbola Piala Kapolres Simalungun
Anggota DPR RI Martin Hutabarat Komit Perjuangkan Pemekaran Kabupaten Simalungun
Lurah di Kabupaten Simalungun Diharapkan Prioritaskan Pembangunan Jaling
Sekda Simalungun Buka Bursa Inovasi Desa
35 Peserta Ikuti Uji Kompetensi Wartawan Angkatan XX di Simalungun
komentar
beritaTerbaru