Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 09 Februari 2026

Sepekan Operasi Keselamatan Toba 2026 Tunjukkan Tren Positif

Tumpal Manik - Senin, 09 Februari 2026 15:10 WIB
152 view
Sepekan Operasi Keselamatan Toba 2026 Tunjukkan Tren Positif
Foto: Dok/Polda Sumut
Polisi memberikan imbauan kepada para pengemudi bus saat Operasi Keselamatan Toba 2026.

Medan(harianSIB.com)

Memasuki hari ketujuh pelaksanaan Operasi Keselamatan Toba 2026 yang dimulai sejak 2 Februari 2026, Polda Sumatera Utara bersama jajaran menunjukkan capaian yang positif. Operasi yang mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif ini difokuskan pada edukasi, penyuluhan, serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalulintas.

Selama sepekan, berbagai kegiatan edukatif digelar secara masif di sekolah, kampus, perkantoran, terminal, hingga komunitas masyarakat. Program Police Goes to School, kampanye safety riding dan safety driving, penyebaran brosur dan leaflet keselamatan, serta edukasi melalui media elektronik dan media sosial terus digencarkan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi membangun budaya tertib berlalulintas yang berkelanjutan.

Di bidang preventif, personel intens melaksanakan pengaturan, penjagaan, pengawalan dan patroli di jam serta lokasi rawan. Tercatat 1.583 kegiatan preventif terhadap masyarakat telah dilakukan, termasuk kehadiran di titik rawan kecelakaan (black spot) dan pelanggaran (trouble spot), serta pemeriksaan pengemudi dan awak angkutan umum. Selain itu, 108 kegiatan preventif terhadap kendaraan dilaksanakan melalui pengawasan dan ramp check di jalur rawan.

Sementara itu, pada aspek penegakan hukum (Gakkum), total penindakan pelanggaran lalu lintas tercatat sebanyak 908 kasus atau menurun 55,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 2.041 kasus. Penindakan melalui ETLE tercatat 74 kasus, sedangkan non-ETLE sebanyak 13 kasus.

Baca Juga:
Teguran yang diberikan kepada pelanggar juga menurun menjadi 801 dari sebelumnya 1.482. Penindakan terhadap kendaraan over dimension dan over loading (ODOL) tercatat 15 kasus, serta 5 kasus kendaraan pribadi yang digunakan sebagai angkutan umum (travel) tanpa izin.

Penurunan angka penindakan ini menunjukkan adanya peningkatan kepatuhan masyarakat selama operasi berlangsung, seiring masifnya kegiatan edukasi dan himbauan yang dilakukan.

Dampak positif juga terlihat pada data kecelakaan lalu lintas. Jumlah kejadian pada hari pertama hingga ketujuh mengalami penurunan dari 100 kasus menjadi 82 kasus atau turun 18 persen. Korban meninggal dunia turun 50 persen, sementara korban luka berat dan luka ringan juga mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya.

Kabid Humas Polda Sumatera Utara menyampaikan, Operasi Keselamatan Toba 2026 memang dirancang sebagai operasi yang humanis dengan pendekatan edukatif.

"Operasi ini mengedepankan upaya preventif dan preemtif melalui penyuluhan dan kehadiran personel di lapangan. Penegakan hukum tetap dilakukan secara profesional dan terukur, namun tujuan utamanya adalah membangun kesadaran masyarakat agar tertib berlalu lintas karena kebutuhan, bukan karena takut ditindak," ujarnya, Senin (9/2/2026).

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mempertahankan tren positif tersebut.

"Kami berharap budaya tertib berlalulintas terus terjaga, tidak hanya selama operasi berlangsung, tetapi menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari demi keselamatan bersama," tambahnya.

Dengan capaian ini, Operasi Keselamatan Toba 2026 menunjukkan pendekatan edukasi yang konsisten, disertai pengawasan dan penegakan hukum yang proporsional, mampu memberikan dampak nyata terhadap keselamatan dan ketertiban lalu lintas di Sumatera Utara. (*)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polda Sumut Panggil Pria Berinisial FD Terkait Dugaan Suap Bupati Remigo Berutu
Personil Polsek Simanindo Tilang Pelanggar Lalu Lintas
SMA Kartika I-4 Pematangsiantar Juara Turnamen Bola Voli Piala Dansat Brimob Polda Sumut
Hargai Hidup, Honda Bekali Edukasi Safety Riding Pada Pelajar
Massa Ormas Islam Unjukrasa di Mapolda Sumut
Massa Demo Markas GP Ansor, Lalu Lintas Macet
komentar
beritaTerbaru