Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 22 Februari 2026

Henry Jhon Hutagalung Minta Wali Kota Jangan Persempit Ruang Jualan Daging Babi

*Mereka Banyak Memilih Rico Waas Waktu Pilkada
Horas Pasaribu - Minggu, 22 Februari 2026 16:43 WIB
123 view
Henry Jhon Hutagalung Minta Wali Kota Jangan Persempit Ruang Jualan Daging Babi
Foto SIB/ Dok Henry Jhon Hutagalung
Henry Jhon Hutagalung.

Medan(harianSIB.com)

Anggota DPRD Medan Fraksi PSI Henry Jhon Hutagalung menyesalkan sikap Wali Kota Medan Rico Waas yang mengeluarkan surat edaran pelarangan warga menjual daging babi di pinggir jalan. Pasalnya, para pedagang daging babi mencari nafkah untuk kebutuhan keluarganya, seharusnya pemerintah melindungi mereka.

Dikatakannya, wali kota harus bersyukur pedagang tidak meminta pekerjaan kepada pemko. Padahal sudah kewajiban pemerintah menyiapkan lapangan pekerjaan bagi warga menganggur. Tapi pedagang daging babi mengetahui keterbatasan pemerintah sehingga berdikari dengan cara berdagang.

"Mereka juga pelaku UMKM yang mendorong ekonomi kerakyatan, semestinya dilindungi, bukan diganggu dengan dalih daging non halal tidak boleh dijual terbuka," kata Henry Jhon kepada wartawan, Minggu (22/2/2026).

Mantan Ketua DPRD Medan periode 2014-2019 ini sangat menyayangkan, surat edaran terlebih diterbitkan pada bulan ramadhan. Padahal pada pemerintahan Kota Medan periode-periode sebelumnya hal seperti ini tidak pernah terjadi.

Baca Juga:
Dari dulu, kata Henry Jhon, sudah ada pedagang daging babi berjualan di pinggir jalan dan tidak pernah ada masalah. Begitu juga pedagang daging lainnya ada juga berjualan di trotoar tapi kenapa tidak ikut dalam surat edaran wali kota.

"Wali kota Rico Waas harus tahu, mereka para pedagang daging babi banyak yang memilih Rico Waas dan Zakiyuddin Harahap pada Pilkada November 2024 lalu. Tapi begitu jadi wali kota, Rico Waas tidak mengayomi seluruh masyarakatnya, justru melukai hati warganya yang mencari makan dengan berdagang," ungkapnya.

HenyJhon meminta kepada wali kota, sebaiknya pemerintah melokalisir pedagang dengan membuat pasar daging khusus menjual daging non halal di sekitar mereka biasa berjualan. " Mohonlah, jangan mempersempit ruang pedagang daging babi," tegasnya.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Fokus Pembangunan Ekonomi, Sandiaga Janji Perkuat UMKM
Wali Kota Apresiasi RPX One Stop Logistics untuk Geliatkan UMKM di Medan
Pemprovsu Serahkan Penghargaan Siddhakarya kepada Enam Pelaku UMKM
PTPN III Salurkan Dana Bergulir untuk 2 Pelaku UMKM
13,2 Juta UMKM Dapat Kucuran KUR Rp 270 Triliun
Dukung Program Kementerian Pariwisata dan APPBI, MCP Gelar Wisata Kuliner UMKM di Medan
komentar
beritaTerbaru