Curi Tiang Listrik, “Rayap Besi” Ditangkap Warga di Tapteng
Tapteng(harianSIB.com)Seorang pria yang diduga pelaku pencurian tiang listrik milik negara diamankan warga di Kelurahan Hutanabolon, Kecamat
Medan(harianSIB.com)
Provinsi Sumatera Utara dibayangi potensi lonjakan pengangguran akibat ancaman pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah perusahaan setelah pemerintah pusat mencabut izin operasional beberapa korporasi yang diduga berkaitan dengan bencana banjir di wilayah tersebut pada November 2025.
Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumatera Utara, Yuliani Siregar, mengatakan, perusahaan yang izinnya dicabut menyampaikan kemungkinan melakukan PHK karena tidak lagi beroperasi dan pendapatan perusahaan terhenti. Kondisi tersebut disampaikan dalam rapat antara Dinas Ketenagakerjaan Sumut dan tim dari Kementerian Ketenagakerjaan yang digelar di Medan pada awal pekan.
Dalam pertemuan tersebut, perwakilan perusahaan mengaku semakin kesulitan membayar gaji karyawan setelah lebih dari tiga bulan tidak beroperasi. Mereka menyebut hanya mampu bertahan beberapa bulan lagi sebelum mengambil langkah PHK.
Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Disnaker berharap, Kementerian Ketenagakerjaan dapat berkoordinasi dengan kementerian terkait untuk membahas kembali penghentian izin operasional perusahaan tersebut. Ancaman PHK massal dinilai sangat mengkhawatirkan karena dapat memicu lonjakan pengangguran di daerah.
Baca Juga:Disnaker Sumut juga berharap segera ada kepastian hukum dan keputusan terbaik agar tidak terjadi gelombang PHK yang berdampak luas terhadap perekonomian masyarakat.
Sebagai langkah antisipasi, Disnaker Sumut saat ini menahan persetujuan bagi perusahaan atau proyek yang mengajukan penggunaan tenaga kerja dari luar Sumatera Utara. Kebijakan ini diambil untuk memprioritaskan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal di tengah potensi meningkatnya jumlah pengangguran.
Ketidakpastian situasi juga mulai memicu keresahan di kalangan pekerja. Perwakilan karyawan dari salah satu perusahaan bahkan berencana menggelar aksi unjuk rasa, namun pihak Disnaker telah mengimbau agar rencana tersebut tidak dilakukan demi menghindari munculnya persoalan baru.
Padahal sebelumnya Sumatera Utara berhasil menekan angka pengangguran. Data Badan Pusat Statistik mencatat pada Agustus 2025 jumlah pengangguran di daerah itu mencapai sekitar 448 ribu orang atau 5,32 persen, turun sekitar 10 ribu orang dibandingkan Agustus 2024 yang mencapai 458 ribu orang atau 5,60 persen.
Dampak penghentian operasional perusahaan juga mulai dirasakan di daerah. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Tapanuli Selatan Ahmad Raja Nasution menyebut, penghentian sementara aktivitas Tambang Emas Martabe di Kecamatan Batang Toru tidak hanya memengaruhi produksi perusahaan, tetapi juga berdampak langsung pada tenaga kerja.
Ratusan pekerja outsourcing dilaporkan kehilangan pekerjaan dan penghasilan setelah kegiatan tambang dihentikan. Para pekerja lepas yang sebelumnya menggantungkan penghidupan dari aktivitas tambang kini tidak dapat kembali bekerja.
Sementara itu, gejolak ketenagakerjaan juga mulai muncul di PT Toba Pulp Lestari. Sejumlah karyawan memprotes kebijakan mutasi antarperusahaan dalam satu grup tanpa disertai penyesuaian kesejahteraan maupun kenaikan gaji.
Founder Solidaritas Pekerja dan Buruh Karyawan PT TPL, Dedy Armaya, menyebut para pekerja menilai manajemen perusahaan kurang transparan dalam menerapkan kebijakan tersebut dan diduga melanggar regulasi ketenagakerjaan.
Para karyawan juga menyatakan kekhawatiran terhadap rencana relokasi penempatan kerja yang dinilai memiliki risiko tinggi, baik dari sisi keselamatan kerja maupun kondisi ekonomi di wilayah penempatan baru. (*)
Tapteng(harianSIB.com)Seorang pria yang diduga pelaku pencurian tiang listrik milik negara diamankan warga di Kelurahan Hutanabolon, Kecamat
Tapteng(harianSIB.com)dr Janri Aoyagie Nababan, wajah baru dalam dunia kesehatan Tapanuli Tengah (Tapteng), namun jejak pengabdiannya sudah
Tapteng(harianSIB.com)Merasa dianiaya saat rapat klarifikasi bantuan sosial jaminan hidup (Jadup) di Kantor Camat Barus, Senin (27/4/2026) l
Simalungun(harianSIB.com)Bupati Simalungun Anton Achmad Saragih menegaskan bahwa peringatan May Day merupakan momentum strategis untuk mempe
Belawan(harianSIB.com)Seorang pria berinisial Il (28), bersomisli di Kelurahan Kampung Nelayan Indah, Kecamatan Medan Labuhan, terduga pelak
Sibolga(harianSIB.com)Keluarga Besar Fransiskan SibolgaTapteng meliputi Pastor Kapusin, Bruder, Frater, Suster dan juga para saudara Ordo
Pematangsiantar(harianSIB.com)Aksi pencurian dengan pemberatan (curat) yang meresahkan warga akhirnya berhasil diungkap jajaran Polsek Siant
Belawan(harianSIB.com)Memperkuat sinergitas dan menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap kondusif, Kapolsek Bela
Belawan(harianSIB.com)Executive Director 1 Pelindo Regional 1, Jonedi Ramli, menyampaikan, buruh merupakan salah satu elemen penting yakni s
Berastagi(harianSIB.com)Ibadah Paskah Persekutuan Doa Oikumene Notaris/PPAT Sumatera Utara (Sumut) tahun 2026 berlangsung khidmat, di Hotel
Medan(harianSIB.com)Massa menyemut ikut bakti sosial dalam kaitan perayaan Paskah Badan Kerjasama Antar Gereja (BKAG) Kota Medan tahun 2026,
Taput(harianSIB.com)Ephorus HKBP, Pdt Dr Victor Tinambunan MST, membantah tudingan dirinya tampil sebagai juru bicara mantan Wakil Presiden