Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 18 Juli 2026

Manaek Hutasoit Desak Pemerintah Secepatnya Merelokasi Warga Terdampak Bencana ke Huntara dan Huntab

Firdaus Peranginangin - Jumat, 27 Maret 2026 19:20 WIB
471 view
Manaek Hutasoit Desak Pemerintah Secepatnya Merelokasi Warga Terdampak Bencana ke Huntara dan Huntab
Foto harianSIB.com/Firdaus
Manaek Hutasoit

Medan(harianSIB.com)

Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD Sumut Manaek Hutasoit mendesak pemerintah secepatnya merelokasi masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah di Sumut ke hunian yang lebih layak, baik hunian sementara (Huntara) maupun hunian tetap (Huntab).

Desakan ini disampaikan anggota dewan Dapil Tapanuli ini kepada wartawan, Jumat (27/3/2026) melalui telepon dari Tapanuli menyusul kondisi di lapangan yang hingga kini masih menunjukkan adanya warga bertahan di tenda pengungsian, meskipun bencana telah terjadi sekitar empat bulan lalu.

Manaek menilai, lambannya proses verifikasi dan pendataan serta kinerja pemerintah, menjadi salah satu penyebab utama belum terealisasinya relokasi ke Huntara maupun Huntap, sehingga perlu pengawasan secara ketat oleh pemerintah daerah, baik soal verifikasi maupun pendataan serta bagi kontraktor yang mengerjakan proyek Huntara dan Huntab tersebut.

"Kita mendorong pemerintah, mulai dari pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota, agar lebih cepat tanggap dalam proses verifikasi data korban. Ini penting supaya masyarakat bisa segera dipindahkan ke hunian sementara yang lebih layak," ujar politisi Partai Golkar ini.

Baca Juga:
Menurutnya, kondisi tinggal di tenda pengungsian dalam jangka waktu lama tidak hanya berdampak pada kenyamanan, tetapi juga berpotensi memicu persoalan kesehatan, keamanan, hingga terganggunya aktivitas ekonomi warga.

Ia juga menyinggung instruksi Prabowo Subianto yang sebelumnya menekankan agar seluruh korban bencana tidak lagi tinggal di pengungsian. Namun, hingga kini, realisasi di sejumlah daerah terdampak di Sumut dinilai belum maksimal.

"Pernyataan Presiden harusnya menjadi acuan bagi semua pihak untuk bergerak cepat. Kita ingin masyarakat bisa kembali hidup normal, beraktivitas dengan nyaman, dan mendapatkan haknya secara layak," tegas anggota Komisi B ini.

Manaek menambahkan, pemerintah perlu memperkuat koordinasi lintas sektor agar proses relokasi tidak berlarut-larut. Ia juga meminta agar pembangunan hunian sementara dipercepat sebagai solusi jangka pendek, sembari menyiapkan hunian tetap sebagai solusi jangka panjang.

Di sisi lain, Manaek menilai masyarakat terdampak bencana berharap adanya kepastian waktu relokasi. Pasalnya, kehidupan di pengungsian yang serba terbatas membuat mereka kesulitan menjalani aktivitas sehari-hari, termasuk bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga.

Dengan kondisi ini, Manaek menegaskan akan terus mengawal proses penanganan pascabencana agar berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan benar-benar berpihak pada kebutuhan masyarakat terdampak di berbagai wilayah Sumatera Utara.

Diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan, sebagian masyarakat terdampak bencana di wilayah Tapanuli Tengah dan Taput hingga kini masih ada di pengungsian dan tinggal di sejumlah rumah kerabat sembari menanti kejelasan Huntara dan Huntab.(*).

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
KPK Terima Pengembalian Rp8 Miliar dari Suap Anggota DPRD Sumut
Lagu Tradisi Tapanuli Diiringi Perkusi Toraja
Anggota DPRD Sumut Muhri Fauzi Hafis Minta Drainase Jalan Sukarno-Hatta Binjai Timur Diperbaiki
4 Tersangka Suap Anggota DPRD Sumut Menyusul Segera Disidang
KPK Perpanjang Penahanan 2 Tersangka Kasus Suap DPRD Sumut
GEPKIN Tarutung Gelar KKR Kasih Melanda Tapanuli
komentar
beritaTerbaru