Ia menambahkan, penguatan sistem digital melalui Distribution Control Center (DCC) memungkinkan pemantauan jaringan secara real-time, sehingga meningkatkan kecepatan respons dan keandalan distribusi listrik.
Tidak hanya pada sistem interkoneksi, PLN juga memastikan keandalan listrik di wilayah kepulauan seperti Nias. Pada sistem tersebut, daya mampu mencapai 71,20 MW dengan beban puncak 45 MW, sehingga tersedia cadangan daya sebesar 26,20 MW.
General Manager PLN UID Sumut Mundhakir menegaskan kesiapan seluruh infrastruktur dan personel dalam menjaga keandalan pasokan listrik selama masa siaga Ramadan dan Idul Fitri.
"Keandalan ini merupakan hasil kesiapsiagaan seluruh personel PLN yang siaga penuh. Kami ingin memastikan masyarakat dapat beribadah dan menikmati libur Lebaran dengan nyaman tanpa gangguan kelistrikan," ujarnya.
PLN juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile dan Contact Center PLN 123 untuk pelaporan gangguan maupun kebutuhan layanan kelistrikan lainnya.
Keandalan sistem kelistrikan ini menjadi bagian dari peran strategis PLN dalam mendukung aktivitas masyarakat serta menjaga stabilitas selama momentum Idul Fitri, sekaligus mendorong transisi menuju sistem energi yang lebih bersih dan berkelanjutan. (*)