Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 02 April 2026

Demo Ricuh di Kantor Wali Kota Binjai, Massa Bakar Ban dan Coba Dobrak Gerbang

Muhammad Irsan - Kamis, 02 April 2026 16:34 WIB
161 view
Demo Ricuh di Kantor Wali Kota Binjai, Massa Bakar Ban dan Coba Dobrak Gerbang
Foto : harianSIB.com/M Irsan
Aksi unjuk rasa Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Binjai (APMB) di depan Kantor Wali Kota Binjai, Kamis (2/4/2026).

Binjai(harianSIB.com)

Aksi unjuk rasa Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Binjai (APMB) di depan Kantor Wali Kota Binjai berujung ricuh, Kamis (2/4/2026). Massa yang kecewa mencoba mendobrak gerbang kantor serta membakar ban bekas sebagai bentuk protes.

Kericuhan dipicu tidak adanya perwakilan Pemerintah Kota Binjai yang menemui massa. Koordinator aksi, Oza Hasibuan, menilai hal itu sebagai bentuk ketidakpedulian terhadap aspirasi masyarakat.

"Tidak ada satu pun yang datang menemui kami. Ini bentuk pelecehan terhadap suara rakyat," tegas Oza di tengah aksi.

Dalam aksi tersebut, APMB menyoroti buruknya kondisi infrastruktur jalan di Kota Binjai yang dinilai belum mendapat perbaikan signifikan. Mereka menyebut kondisi jalan berlubang telah membahayakan masyarakat.

Baca Juga:
"Jalan berlubang ada di mana-mana, korban terus berjatuhan, tapi pemerintah seolah tutup mata. Ini bukan lagi soal lambat, ini soal abai," ujarnya.

Selain itu, massa juga mengkritik penunjukan Kepala Dinas PUPR yang berasal dari luar daerah. Mereka menilai kebijakan tersebut tidak berpihak pada putra daerah.

"Bagaimana mungkin seseorang yang tidak memiliki ikatan dengan Binjai bisa memahami urgensi persoalan di sini?" kata Oza.

Dalam orasinya, massa juga mengancam akan melakukan aksi simbolik dengan menanam 1.000 pohon pisang di jalan berlubang jika pemerintah tidak segera mengambil langkah konkret.

"Kalau jalan tetap dibiarkan rusak, kami ubah saja jadi kebun pisang. Lebih berguna daripada lubang yang mengancam nyawa," sindirnya.

Massa turut mendesak perbaikan jalan secara menyeluruh, evaluasi kinerja Kepala Dinas PUPR, serta transparansi penggunaan anggaran pemeliharaan jalan.

Aksi yang mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian itu akhirnya dibubarkan. Namun, APMB menyatakan akan kembali menggelar aksi dengan jumlah massa lebih besar jika tuntutan tidak dipenuhi.(**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sudung Situmorang Monitoring Penanganan Kasus Korupsi di Sumut
REI Sumut Siap Bangun 1.067 Rumah Polri
Kasus Kredit Fiktif BRI, Tiga Ruko Disegel Kejari Binjai
DPRDSU: Kemandirian APBD Sumut Membaik
Polda Sumut Panggil Pria Berinisial FD Terkait Dugaan Suap Bupati Remigo Berutu
IMI Sumut Optimis Reli Internasional Hadir
komentar
beritaTerbaru