Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 12 April 2026

Hingga Maret 2026, Serapan Pupuk Bersubsidi Sumut Masih Rendah

Nelly Hutabarat - Minggu, 12 April 2026 20:16 WIB
88 view
Hingga Maret 2026, Serapan Pupuk Bersubsidi Sumut Masih Rendah
Ilustrasi pupuk

Medan(harianSIB.com)

Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DKTPH) Sumatera Utara mengungkapkan, serapanpupuk bersubsidi hingga Maret 2026 masih relatif rendah. Realisasi penyaluran tercatat untuk pupuk urea mencapai 18,40 persen, NPK 20,61 persen, NPK formula khusus 12,04 persen, dan pupuk organik 2,84 persen dari total alokasi setahun.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana DKTPH Sumut, Heru Suwondo, Minggu (12/4/2026), menyebutkan total alokasi pupuk bersubsidi tahun ini mencapai 503.780 ton, terdiri dari urea 202.258 ton, NPK 241.930 ton, NPK formula khusus 2.181 ton, dan pupuk organik 57.083 ton.

Meski demikian, realisasi pemakaian pupuk hingga Maret mengalami peningkatan dibandingkan Februari 2026, masing-masing pemakaiannya seperti urea 6,62 persen, NPK 6,29 persen, NPK formula khusus 1,38 persen, dan organik 1,36 persen.

Baca Juga:

Heru memastikan stok pupuk di Sumatera Utara masih mencukupi sehingga tidak diperlukan penambahan pasokan. Distribusi pupuk urea terbesar tercatat di Kabupaten Simalungun, disusul Karo, Dairi, dan Deli Serdang.

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Simalungun dan Ketua DPRD Siap Bersinergi Membangun Simalungun
Pembangunan Tembok Penahan Objek Wisata di Sipiso-Piso di Karo Senilai Rp 1,8 Miliar Rawan Ambruk
Sempat Dilaporkan Hilang, Silvia Armaya Purba Akhirnya Pulang ke Rumah
Perayaan Hari Jadi Ke 193, DPRD dan Pemkab Simalungun Gelar Rapat Paripurna di Pematangraya
Salmon Sumihar Sagala: Harga Anjlok, Petani Cabai Karo Menjerit,
Polisi Bongkar Jaringan Penggelapan Dump Truck di Simalungun
komentar
beritaTerbaru