Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 27 September 2026

Pelajar Bawa Betor Terbalik di Jalan Bromo, Warga Temukan Celurit Panjang

Roy Surya D Damanik - Jumat, 24 April 2026 18:22 WIB
554 view
Pelajar Bawa Betor Terbalik di Jalan Bromo, Warga Temukan Celurit Panjang
Foto Dok/Screenshot
DIAMANKAN: Warga mengamankan seorang remaja berinisial MIS karena kedapatan membawa celurit panjang di Jalan Bromo, Lorong Tengah, Kecamatan Medan Area.

Medan(harianSIB.com)

Seorang pelajar berinisial MIS (16) diamankan warga setelah becak motor (betor) yang dikendarainya terbalik di Jalan Bromo, Lorong Tengah, Kecamatan Medan Area.

Peristiwa tersebut sempat mengundang kecurigaan warga setelah ditemukan senjata tajam jenis celurit panjang di dalam betor tersebut. Kejadian itu sempat diabadikan warga melalui ponsel dan vidionya viral di media sosial (medsos).

Informasi yang diperoleh dari berbagai sumber, Jumat (24/4/2026) sore, kejadian bermula saat MIS mengendarai betor di kawasan tersebut pada, Rabu (22/4/2026) dini hari. Remaja itu diduga melaju dengan kecepatan tinggi dan ugal-ugalan, diduga bersaing dengan seorang rekannya yang mengendarai sepeda motor.

Setibanya di persimpangan Lorong Tengah, betor yang dikemudikannya hilang kendali hingga akhirnya terbalik di badan jalan. Warga yang melihat kejadian itu segera mendekat untuk memberikan pertolongan sekaligus memeriksa kondisi pengemudi dan kendaraan.

Baca Juga:
Namun, saat dilakukan pengecekan, warga menemukan sebilah senjata tajam jenis celurit berada di dalam bentor. Temuan tersebut sontak menimbulkan kecurigaan, mengingat belakangan ini warga di wilayah tersebut resah dengan isu aksi tawuran dan fenomena "becak hantu" yang kerap meresahkan pada malam hari.

Karena khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, warga kemudian mengamankan MIS dan membawanya ke Polsek Medan Area guna diserahkan kepada pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Khairul Fajri Lubis, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan awal, insiden terjadi akibat pengendara betor diduga ugal-ugalan di jalan.

"Anak tersebut mengendarai betor, diduga ugal-ugalan bersama rekannya yang menggunakan sepeda motor. Saat melintas di Jalan Bromo/Simpang Lorong Tengah, betornya terbalik," ujarnya.

Terkait temuan parang di dalam bentor, Fajri menyebutkan bahwa hal itu sempat memicu kecurigaan warga. Mereka menduga pelajar tersebut hendak terlibat aksi tawuran atau aktivitas mencurigakan lainnya.

"Warga menemukan celurit panjang di dalam betor, sehingga muncul dugaan akan digunakan untuk tawuran atau terkait becak hantu. Karena itu, yang bersangkutan langsung diamankan dan dibawa ke Polsek," jelasnya.

Namun demikian lanjut Kanit, dari hasil pemeriksaan sementara, MIS membantah kepemilikan senjata tajam tersebut. Ia mengaku celurit yang ditemukan bukan miliknya.

Mengingat yang bersangkutan masih di bawah umur dan berstatus pelajar, pihak kepolisian tidak melakukan penahanan. Sebagai langkah pembinaan, polisi memanggil orang tua, pihak sekolah, serta kepala lingkungan setempat.

"Yang bersangkutan masih berusia 16 tahun. Kita lakukan pembinaan dengan memanggil orang tua, pihak sekolah, dan kepala lingkungan. Selanjutnya diserahkan kembali kepada orang tua untuk dididik dan dibina," pungkas Fajri.(*)

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Tawuran di Tanjung Priok, 27 Remaja Diamankan Polisi
Muspika dan Polsek Medan Area Tertibkan Lapak PKL Liar di Pasar Sukaramai
Diduga Lakukan Pelecehan, 13 Remaja Diamankan Saat CFD
Polrestabes dan Polsek Medan Area Gelar Hiburan Rakyat
Petugas Polsek Medan Area Tembak 2 Tersangka Perampok
Personil Polsek Medan Area Ringkus Tersangka Curanmor
komentar
beritaTerbaru