Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 25 April 2026

Anggota DPRD SU: Kenaikan Harga LPG Non-Subsidi Berpotensi Terjadinya Kelangkaan LPG Subsidi 3 Kg

Firdaus Peranginangin - Sabtu, 25 April 2026 16:55 WIB
115 view
Anggota DPRD SU: Kenaikan Harga LPG Non-Subsidi Berpotensi Terjadinya Kelangkaan LPG Subsidi 3 Kg
Foto harianSIB.com/Firdaus
Muniruddin Ritonga SHI

Medan(harianSIB.com)

Kenaikan harga LPG non-subsidi mulai memicu kekhawatiran serius di Sumut, karena bagi kalangan anggota DPRD Sumut kondisi ini berpotensi terjadinya kelangkaan LPG subsidi 3 Kg, karena dipastikan LPG bersubsidi menjadi "rebutan" di tengah masyarakat.

Hal itu diungkapkan anggota Komisi B DPRD Sumut, Muniruddin Ritonga kepada wartawan, Sabtu (25/4/2026) melalui telepon di Medan seraya menanggapi lonjakan harga LPG non-subsidi dapat mendorong masyarakat beralih ke LPG 3 kg yang sejatinya diperuntukkan bagi kalangan kurang mampu.

Menurutnya, situasi ini tidak boleh dianggap sepele karena berisiko mengganggu ketersediaan stok di lapangan, jika tidak segera diantisipasi dan persoalan kenaikan ini harus jadi perhatian serius agar kebutuhan subsidi tidak semakin terbatas akibat dampak kenaikan non-subsidi.

Politisi PKB Sumut ini menegaskan, pemerintah daerah bersama pihak terkait harus segera memperketat pengawasan distribusi LPG subsidi agar tetap tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh kelompok yang tidak berhak.

Baca Juga:
"Jangan sampai masyarakat yang memang berhak justru kesulitan mendapatkan LPG 3 kg karena adanya peralihan dari kelompok non-subsidi. Ini harus dijaga bersama," tegas Muniruddin.

Ia juga mendorong adanya langkah strategis untuk menjaga keseimbangan pasar, termasuk memperkuat koordinasi antara pemerintah, Pertamina, dan distributor agar distribusi berjalan lancar tanpa menimbulkan kelangkaan.

"Stabilitas pasokan dan ketepatan distribusi menjadi kunci utama agar dampak kenaikan harga LPG non-subsidi tidak meluas dan membebani masyarakat kecil," katanya.

Kekhawatiran ini muncul setelah PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) resmi menyesuaikan harga LPG non-subsidi sejak Senin (20/4/2026).

Penyesuaian tersebut berlaku untuk produk Bright Gas berbagai ukuran dan harga Bright Gas 5,5 kg mencapai Rp111.000, sementara ukuran 12 kg naik menjadi Rp230.000. Adapun LPG ukuran 50 kg untuk kebutuhan industri berada di kisaran Rp1.075.000 hingga Rp1.082.000 di tingkat agen dalam radius 60 kilometer dari SPBE.

Sementara itu, pemerintah memastikan harga LPG subsidi 3 kg tetap sesuai ketetapan, meski tekanan permintaan diprediksi akan meningkat seiring kenaikan harga non-subsidi.(*).

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wakapolres Tanjungbalai Ingatkan Personel Jaga Citra Polri
Danrem 022/PT Pimpin Kenaikan Pangkat, Tekankan Profesionalisme Prajurit
Harga BBM di Singapura Lampaui Rekor Tertinggi
Kalapas Serahkan SK Kenaikan Pangkat Kepada 24 Pegawai Lapas Narkotika Pematangsiantar
Kalapas labuhan Ruku Sematkan Kenaikan Tanda Pangkat Kepada 22 ASN
Kalapas Barus Sematkan Tanda Pangkat Baru 2 Pegawai Lulus UPKP
komentar
beritaTerbaru