Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 04 Mei 2026

Distribusi Tersendat, Pemprov Sumut Percepat Pasokan Minyakita dan Perketat Pengawasan Produsen

Danres Saragih - Selasa, 28 April 2026 20:37 WIB
386 view
Distribusi Tersendat, Pemprov Sumut Percepat Pasokan Minyakita dan Perketat Pengawasan Produsen
Foto: Dok/wartawan
RAPAT: Kepala Kantor Wilayah Perum Bulog Sumut Budi Cahyanto, Kadis Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Sumut Dedi Jaminsyah Putra Harahap memimpin rapat di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Pangeran Diponegoro, Selasa (28/4/2026).

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Sumut Dedi Jaminsyah Putra Harahap menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat pengawasan distribusi di lapangan. Sinergi dengan Bulog akan terus ditingkatkan untuk memastikan distribusi berjalan efektif dan menjangkau seluruh wilayah.

"Pengawasan akan kami perketat. Produsen juga harus menjalankan kewajibannya sesuai ketentuan, termasuk memastikan pasokan ke Bulog tidak terhambat," ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah tidak hanya fokus pada penanganan jangka pendek, tetapi juga mendorong perbaikan sistem distribusi secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, BUMN pangan, dan produsen, diharapkan distribusi Minyakita dapat kembali normal, harga stabil, serta kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Sumatera Utara dapat terpenuhi secara merata.

Baca Juga:

Hadir mendampingi Kadis Perindustrian, Perdagangan dan ESDM Sumut, Sekretaris Yosi, Kabid Perdagangan Dalam Negeri Disperindag ESDM Sumut Charles TH Situmorang dan lainnya. (*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bank Sumut-Pemko Medan Luncurkan QRESTO, Pajak Horeka Langsung Masuk Kas Daerah
BPK Sumut Periksa LKPD Padang Lawas TA 2025, Bupati Tekankan Disiplin OPD
Bupati Tegaskan Toba Tidak Hanya Harapkan Anggaran Pusat, Buka Peluang Investasi Swasta
Pemkab Simalungun Gelar Upacara Hari Otonomi Daerah ke XXX
Prestasi Gemilang ! Kota Tanjungbalai Sabet Juara 2 Penurunan Pengangguran Tingkat Nasional
Minyak Subsidi Tak Lagi Murah, Pedagang Kecil Pilih Curah
komentar
beritaTerbaru