Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 29 Juli 2026

Sebulan, Polrestabes Medan Ungkap 250 Kasus: 290 Tersangka Ditangkap, Narkoba dan Kejahatan Jalanan Dominan

Roy Surya D Damanik - Senin, 04 Mei 2026 20:14 WIB
487 view
Sebulan, Polrestabes Medan Ungkap 250 Kasus: 290 Tersangka Ditangkap, Narkoba dan Kejahatan Jalanan Dominan
Foto harianSIB.com/Roy Damanik
BERI KETERANGAN: Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak didampingi Kasat Reskrim AKBP Adrian Riski Lubis dan Kasatres Narkoba Kompol Rafli Yusuf Nugraha memberikan keterangan terkait pengungkapan 250 kasus dengan 290 tersangka ditangk

Medan(harianSIB.com)

Polrestabes Medan mencatat capaian signifikan dalam pengungkapan kasus kriminal selama satu bulan terakhir.

Sebanyak 250 laporan polisi berhasil diungkap dengan total 290 tersangka yang diamankan dari berbagai jenis kejahatan, mulai dari perjudian, kejahatan jalanan, aksi premanisme hingga peredaran narkoba.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak dalam keterangan persnya di Mapolrestabes, Senin (4/5/2026) mengungkapkan bahwa dari ratusan tersangka tersebut, 16 orang di antaranya merupakan residivis. Selain itu, tujuh tersangka lainnya diketahui terlibat dalam sejumlah kasus berbeda yang sebelumnya masih berstatus daftar pencarian orang (DPO).

"Dari tujuh tersangka itu, terdapat keterkaitan dengan 22 laporan polisi di berbagai wilayah hukum Polrestabes Medan dan jajaran polsek," ujarnya didampingi Kasat Reskrim AKBP Adrian Riski Lubis dan Kasatres Narkoba Kompol Rafli Yusuf Nugraha.

Baca Juga:
Dalam kategori kejahatan jalanan, Polrestabes Medan mencatat sebanyak 117 kasus yang terdiri dari pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Dari ketiga jenis tersebut, curanmor menjadi kasus yang paling dominan.

"Meski demikian, kepolisian mencatat adanya penurunan angka kasus curas hingga 14 persen. Penurunan ini disebut sebagai hasil dari peningkatan intensitas patroli rutin, patroli gabungan TNI-Polri, serta tindakan tegas terhadap para pelaku kejahatan. Saat ini kasus curas ada tiga, namun tetap menjadi perhatian serius. Kita tidak mau underestimate," tegas Calvijn.

Di sisi lain tambahnya, pengungkapan kasus narkoba juga menunjukkan angka yang cukup tinggi. Dalam periode yang sama, sebanyak 119 kasus narkotika berhasil diungkap dengan total 148 tersangka yang diamankan, termasuk dua orang residivis.

"Tak hanya penindakan, Polrestabes Medan juga aktif melakukan Gerebek Sarang Narkoba (GSN). Dalam satu bulan, tercatat sebanyak 15 lokasi berhasil digerebek yang tersebar di berbagai wilayah. Ini menyasar barak-barak narkoba, loket, hingga tempat hiburan yang terindikasi menjadi sarang peredaran narkotika," jelasnya.

Ia menambahkan, adapun lokasi penggerebekan meliputi Kecamatan Sibolangit sebanyak empat titik, Percut Sei Tuan tiga titik, Pancurbatu dua titik, Medan Maimun dua titik, serta masing-masing satu titik di Medan Sunggal, Medan Helvetia, Medan Area, dan Kutalimbaru.

"Polrestabes Medan juga terus melakukan pemetaan terhadap wilayah rawan, termasuk kawasan di sekitar rel kereta api yang kerap dijadikan lokasi penyalahgunaan narkoba agar menciptakan situasi kamtibmas yang aman," tambahnya.

Dalam pemaparan tersebut, Calvijn juga mengungkapkan peta kerawanan kejahatan di wilayah hukum Polrestabes Medan. Kecamatan Percut Sei Tuan disebut masih menjadi daerah dengan tingkat kejahatan tertinggi, khususnya untuk kasus curas dan praktik perjudian.

"Percut Sei Tuan masih mendominasi. Ini menjadi atensi khusus bagi jajaran, termasuk Polsek Tembung untuk meningkatkan patroli dan penindakan," akunya.

Sementara itu menurut Kapolrestabes, kasus curat paling banyak terjadi di wilayah Medan Kota, curanmor di Medan Baru, serta aksi premanisme di Kecamatan Sunggal. Untuk kasus narkoba, Percut Sei Tuan juga tercatat sebagai wilayah dengan angka tertinggi, sedangkan kegiatan GSN paling aktif dilakukan di wilayah Pancurbatu.

"Saya menegaskan bahwa pemberantasan narkoba tetap menjadi prioritas utama dan akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Tidak menutup kemungkinan masih ada barak-barak narkoba lainnya. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama agar bisa kita bersihkan dan menuju zero narkoba di wilayah hukum Polrestabes Medan," pungkasnya.(*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Jumat Barokah, Kapolrestabes Medan Makan Nasi Bungkus Bersama Pebetor
HUT Ke-73 TNI, Kapolrestabes Medan Ulosi Dandim 0201/BS
Pedagang Pajak Reformasi Ucapkan Terima Kasih ke Kapolrestabes Medan
 Kapolrestabes Medan Bantu Dorong Angkot Mogok Yang Terjebak Banjir
Ungkap Diskotik Khusus Anak, Kapolrestabes Medan Terima Penghargaan dari YLKI Deliserdang
Berhasil Tingkatkan Kamtibmas, Kapolrestabes Medan dan Kasat Reskrim Dapat Penghargaan
komentar
beritaTerbaru