Modus GPS Palsu Terbongkar, Polrestabes Medan Ringkus 16 Pelaku Penimbun BBM Subsidi
Medan(harianSIB.com)Satreskrim Polrestabes Medan membongkar sembilan kasus penyalahgunaan dan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi
Medan (harianSIB.com)
Ratusan warga Perumahan Pondok Alam, Desa Sigara-gara, Kabupaten Deliserdang, dilanda keresahan setelah sekitar 300 sertifikat rumah subsidi yang mereka tempati terancam dibatalkan sertifikatnya, menyusul putusan Pengadilan Negeri (PN) Lubuk Pakam dalam perkara Register Nomor 175/Pdt.G/PN Lubuk Pakam.
Melihat fakta tersebut, warga pun mendatangi Kantor Pengadilan Tinggi (PT) Medan di Jalan Ringroad, Kamis (14/5/2026), menuntut agar putusan tersebut dibatalkan, karena warga menilai putusan tersebut berpotensi merugikan ratusan keluarga yang selama ini telah membeli rumah subsidi secara sah dan telah menempatinya selama bertahun-tahun.
Warga juga mendesak Mahkamah Agung (MA) dan Komisi Yudisial (KY) turun tangan memeriksa Ketua PN Lubuk Pakam beserta jajaran hakim yang menangani perkara tersebut, karena putusan dianggap adanya intervensi dari oknum wakil rakyat, terkait terkait polemik legalitas sertifikat rumah subsidi tersebut.
Juru bicara warga Rifai Nasa SH kepada wartawan mengatakan, Perumahan Pondok Alam merupakan bagian dari program rumah subsidi pemerintah yang dibangun pada era Presiden Joko Widodo melalui developer PT Rapi Ray Putratama (RPP).
Baca Juga:"Setelah adanya putusan PN tersebut, ketenangan kami terusik karena ada oknum wakil rakyat yang terus mengintervensi legalitas sertifikat rumah kami. Bagaimana mungkin sertifikat yang sudah berkekuatan hukum tetap tiba-tiba ingin dibatalkan," ujar Rifai Nasa didampingi Fahru Rozi.
Menurut Rifai, warga sebagai konsumen sama sekali tidak pernah dilibatkan dalam sengketa yang kini berujung pada ancaman pembatalan sertifikat tersebut.
"Perumahan Pondok Alam ini merupakan rumah subsidi program pemerintah. Karena itu kami meminta Presiden Prabowo melindungi hak-hak masyarakat kecil," tegas Koordinator aksi, Fahru Rozi seraya meminta majelis hakim PT Medan mempertimbangkan dampak sosial yang akan ditimbulkan apabila putusan tersebut tetap diberlakukan.
Menurut Fahru Rozi, masalah ini bukan sekadar persoalan dokumen, tetapi menyangkut tempat tinggal ratusan keluarga. Sertifikat mereka sudah terbit dan memiliki kekuatan hukum. Mohon perhatikan nasib 300 kepala keluarga yang kini terancam kehilangan rumah.
Tuntutan warga Perumahan Pondok Alam akhirnya diterima Humas PT Medan, Hendri Tobing seraya menyampaikan pihak pengadilan menerima seluruh aspirasi masyarakat dan akan meneruskannya kepada pimpinan.(*).
Medan(harianSIB.com)Satreskrim Polrestabes Medan membongkar sembilan kasus penyalahgunaan dan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi
Pematangsiantar(harianSIB.com)Dalam menyambut HUT Bhayangkara ke80 tahun 2026, Polres Pematangsiantar menggelar bakti sosial (baksos) denga
Medan(harianSIB.com)PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) terus memperkuat kolaborasi dengan para pemangku
Medan(harianSIB.com)Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan smartboard pada Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat kembali digelar di P
Deliserdang(harianSIB.com)Tim Terpadu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menghentikan aktivitas pertambangan tanpa izin d
Sergai(harianSIB.com)Bupati Serdangbedagai (Sergai), H Darma Wijaya bersama Wakil Bupati (Wabup) H Adlin Tambunan meninjau Alunalun Sergai
Medan(harianSIB.com)Kepedulian Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution terhadap masyarakat kembali mendapat apresiasi. Gubernur dengan cepat
Medan(harianSIB.com)Harga jeruk nipis di sejumlah pasar tradisional Kota Medan mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa pekan tera
Jakarta(harianSIB.com)Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Fadli Zon, menjadi pembicara utama dalam peluncuran dan diskusi bedah
Pematangsiantar(harianSIB.com)Kasus pencurian emas batangan yang sempat menghebohkan warga Kota Pematangsiantar dan viral di media sosial ak
Medan(harianSIB.com)Harga komoditas dunia mengalami koreksi setelah kesepakatan damai Iran dan Amerika Serikat (AS) mendorong penurunan harg
Belawan(harianSIB.com)Satresnarkoba Polres Pelabuhan Belawan menangkap seorang pria berinisial AS (37), dengan dugaan sebagai pengedar sabu,