Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 23 Mei 2026

Listrik Padam, Pemesanan Hotel di Medan Meningkat

Redaksi - Sabtu, 23 Mei 2026 20:58 WIB
121 view
Listrik Padam, Pemesanan Hotel di Medan Meningkat
Rahmat Utomo/Kompas.com
Kondisi mati lampu di salah satu cafe di Kota Medan yang berada di Jalan Brigjen Katamso Medan, Kamis (22/5/2026).

Medan(harianSIB.com)

Listrik padam total di Sumatera membuat tingkat pemesanan kamar hotel di Kota Medan meningkat tajam, tetapi terkendala bahan bakar minyak.

Manajer Karibia Boutique Hotel, Hari menyebut bahwa kamar-kamar sudah terisi penuh dari tadi malam, tidak ada satu pun yang kosong.

"Karena mati lampu itu, ya orang-orang kaya itu pasti ke hotel semua. Penuh semua kamar," ucap Hari dikutip dari Kompas.com, Sabtu (23/5/2026).

Dia menyampaikan, satu sisi ada kesulitan karena bahan bakar, tetapi di sisi lain diuntungkan karena semua kamar terisi setelah warga terdampak mati listrik ini pindah ke hotel.

Baca Juga:
"Hanya saja kita kerumitan karena sulit juga cari minyak, karena genset kita sangat banyak memerlukan minyak, hidup 12 jam lebih, bio solar susah. Tapi ada rugi dan untungnya lah," ujar Hari.

Menurut dia, pelanggan mulai memesan kamar sejak Jumat (22/5/2026) sekitar pukul 21.00 WIB sampai 22.00 WIB.

"Sampai sekarang masih penuh, satu kamar pun tidak ada lagi (kosong). Rata-rata warga Medan yang nginap. Pemesanan hari Minggu hingga Senin. 167 kamar penuh," tutur Hari.

Meski banyak pemesan, Hari mengatakan bahwa manajemen tidak berniat untuk mengubah atau menaikkan harga kamar.

"Harga tidak ada naik, masih seperti biasa pada umumnya, sekitar Rp 600.000 per malam, tipe terendahnya segitu," kata Hari.

Kendati demikian, menurut dia, pelayanan hotel juga terkendala.

"Genset kita hidup dari tadi malam, sehingga kalau ada kendala, seperti AC (air conditioner) kurang dingin, lampu hidup mati, sehingga sedikit mengganggu operasional hotel dan acara pelanggan," ujar Hari.

Sementara itu, Ketua Badan Pimpinan Daerah (BPD) Perhimpunan Hotel & Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Utara, Melkhy Waas mengatakan, akomodasi hotel naik setelah Sumatera black out, termasuk di Kota Medan.

Sejak Jumat (22/5/2026), akomodasi mulai naik hingga 90 persen, kemudian hari berikutnya, Sabtu (23/5/2026) sampai 100 persen, dan Minggu (24/5/2026) juga diperkirakan 100 persen.

"Tiga hari pasca blackout kemungkinan turun ke 70-80 persen tergantung kecukupan pasokan listrik yang masuk," kata Melkhy kepada Kompas.com.

Di luar Kota Medan, seperti di Kabupaten Deli Serdang mencapai 85-95 persen, di Kabupaten Karo 60-70 persen, Kabupaten Simalungun/Kota Parapat, sebanyak 55-65 persen dan Kabupaten Toba Samosir 50-60 persen.

"Seiring pasokan listrik normal. Para tamu akan kembali ke rumah masing-masing dan publish rate (tarif resmi) akan kembali normal," ujar dia. (*)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
HT Erry Nuradi: Posisi Paslon Jokowi-Maˊruf di Medan Mengkhawatirkan, Ajak Koalisi Kerja Keras
Denai, Helvetia Sama Ingin Juara di Porkot Medan X
Polrestabes Medan Ringkus 2 Pemasok Ekstasi ke Lokasi Hiburan Malam
Ayen Terluka Parah Ditikam OTK di Medan
Wali Kota Medan Minta Camat dan Lurah Tingkatkan Kapasitas untuk Beri Pelayanan Publik
Anggota DPRD Medan Minta Jalan Medan Labuhan yang Rusak Segera Diperbaiki
komentar
beritaTerbaru