Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 23 Mei 2026

Paul Simanjuntak Ungkap Penyebab Banyak Warga Gagal Terima Bansos

Horas Pasaribu - Sabtu, 23 Mei 2026 17:32 WIB
185 view
Paul Simanjuntak Ungkap Penyebab Banyak Warga Gagal Terima Bansos
Foto SIB/ Horas Pasaribu
SOSPER: Ketua Komisi 4 DPRD Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak melaksanakan Sosper, Sabtu (23/5/2026).

Medan(harianSIB.com)

Ketua Komisi 4 DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak SH meminta masyarakat memperbaiki status pekerjaan pada KTP. Tujuannya untuk mendapatkan Desil rendah agar bisa mengusulkan bantuan sosial (Bansos).

Desil adalah tingkat kemiskinan satu keluarga yang ditetapkan pemerintah pusat berdasarkan tingkat ekonomi warga tersebut.

Penegasan itu disampaikan Paul Simanjuntak ketika menyosialisasikan Perda (Sosper) Nomor 5 Tahun 2015 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan, Sabtu (23/5/2026) di Jalan Madio Santoso, Kelurahan Pulo Brayan Darat 1, Kecamatan Medan Timur.

Hadir pada Sosper, perwakilan Dinas Sosial Kota Medan Loly dan Risma br Siregar Sekretaris Lurah (Seklur) Kelurahan Pulo Brayan Darat 1.

Baca Juga:
Paul menyampaikan, masyarakat ketika perekaman KTP beberapa puluh tahun lalu asal-asalan menulis kolom pekerjaan. Mungkin biar simpel, cepat selesai atau menganggap tidak ada pengaruhnya jenis pekerjaan pada KTP.

Politisi PDIP ini memaklumi hal itu, karena beberapa puluh tahun lalu belum ada program bantuan sosial dari pemerintah pusat. Tapi sekarang ada berbagai jenis Bansos diantaranya program keluarga harapan (PKH), ada PKH Sejahtera bagi warga lanjut usia, Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan lainnya.

Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Mendagri: Ada 5 Juta KTP Ganda, Pemilik Diimbau Proaktif Lapor
Belum Migrasi ke e-KTP, KTP Manual akan Diblokir
Anggota DPRD Medan Sesalkan Sikap Wakil Wali Kota Soal Banjir dan KTP
Urusan KTP 6 Tahun Tak Siap, DPRDSU Minta Kadisdukcapil Medan Mundur
Warga Akui 6 Tahun Urus KTP Tak Selesai, Ada Warga Sampai Foto Berulang-ulang
DPRDSU Anjurkan Kadisdukcapil Kota Medan Berguru ke Surabaya soal KTP
komentar
beritaTerbaru