Anggota DPR RI Hadiri Peringatan Kudatuli di Karo
Karo(harianSIB.com)Anggota DPR RI Komisi II, Bob Andika Mamana Sitepu menghadiri peringatan 30 tahun peristiwa kelam Kudatuli yang diselengg
Lubukpakam(harianSIB.com)
Wakil Bupati Deliserdang, Lom Lom Suwondo SS, menekankan pentingnya menjaga cagar budaya sebagai bagian dari upaya mempertahankan jati diri daerah di tengah derasnya arus pembangunan dan modernisasi.
Hal tersebut disampaikannya saat membuka Seminar Cagar Budaya Kabupaten Deliserdang Tahun 2026, di Aula Cendana Lantai II Kantor Bupati Deliserdang, Senin (25/5/2026).
Seminar yang mengusung tema "Merawat Cagar Budaya, Memperkuat Identitas Bangsa" tersebut, menjadi ruang diskusi ilmiah dan koordinasi lintas sektor dalam merumuskan strategi pelestarian cagar budaya di tengah pesatnya pembangunan modern.
Lom Lom menyampaikan, pelestarian budaya merupakan upaya penting dalam menjaga identitas dan jati diri masyarakat Deli Serdang agar tidak tergerus perkembangan zaman.
Baca Juga:"Upaya ini kita lakukan agar generasi muda di Deliserdang tidak melupakan akar sejarah, nilai-nilai tradisi, spiritualisme, kultur budaya, hingga nilai ekonomi yang diwariskan para pendahulu. Pelestarian budaya menjadi bagian penting dalam membangun karakter masyarakat yang sehat, cerdas, religius, dan berkelanjutan," ujarnya.
Ia menegaskan, cagar budaya bukan sekadar bangunan tua atau peninggalan masa lalu, melainkan simbol sejarah, perjuangan, peradaban, identitas dan jati diri masyarakat yang harus dijaga bersama.
Ia juga menegaskan, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berkomitmen melakukan perlindungan dan pelestarian terhadap situs-situs budaya serta potensi sejarah yang ada melalui berbagai tahapan, mulai dari asesmen, uji kelayakan, pendokumentasian hingga pengumpulan bukti-bukti autentik.
"Melalui seminar ini kita berharap lahir rekomendasi dan masukan dari para akademisi, budayawan, tokoh agama, serta masyarakat sebagai dasar dalam merawat dan melindungi warisan budaya di Deliserdang," katanya.
Lom Lom juga menyampaikan bahwa Deliserdang memiliki banyak potensi budaya dan situs sejarah yang selama ini mulai terlupakan sehingga berpotensi mengalami degradasi nilai budaya dan sejarah.
Beberapa objek yang diduga sebagai cagar budaya yang dibahas dalam seminar tersebut di antaranya Rumah Datuk Ong di Pagar Merbau, Rumah Kedatukan Batang Kuis, Gereja Kristen Jawa Desa Kolam, Klenteng Naga Hijau Pantai Labu, Makam Sultan Deli atau Gocah Pahlawan, hingga Benteng Tanduk Benua.
"Keberadaan situs-situs tersebut menunjukkan sejak dahulu Deli Serdang tumbuh sebagai wilayah yang kaya akan nilai budaya, toleransi, perdagangan, adat istiadat dan kehidupan masyarakat multikultural. Ini merupakan kekuatan besar yang harus diwariskan kepada generasi muda," tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Deli Serdang, Yudy Hilmawan, mengatakan, seminar tersebut dilaksanakan sebagai ruang diskusi ilmiah dan koordinasi lintas sektor untuk merumuskan strategi pelestarian cagar budaya sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap objek diduga cagar budaya di wilayah Kabupaten Deliserdang.
Ia menjelaskan, seminar ini bertujuan mengidentifikasi potensi dan tantangan penyelamatan objek diduga cagar budaya, membangun sinergi antara pemerintah, akademisi, komunitas budaya dan masyarakat umum dalam pengawasan cagar budaya, serta merumuskan rekomendasi kebijakan terkait pemanfaatan cagar budaya untuk sektor edukasi dan pariwisata berkelanjutan.
Selain membuka acara, Wakil Bupati Deli Serdang Lom Lom Suwondo juga turut menjadi narasumber dalam seminar tersebut bersama Prof Dr Suprayitno dan Dr Fikarwin Zuska yang dipandu moderator Dr Edi Sumarno.
Peserta seminar terdiri dari perwakilan OPD, PTPN IV Regional II, para camat, kepala desa, pengelola objek diduga cagar budaya, tokoh adat, masyarakat, serta Tim Ahli dan Tim Pendaftaran Cagar Budaya Kabupaten Deliserdang.(**)
Karo(harianSIB.com)Anggota DPR RI Komisi II, Bob Andika Mamana Sitepu menghadiri peringatan 30 tahun peristiwa kelam Kudatuli yang diselengg
Medan(harianSIB.com)DPD PDI Perjuangan Sumut memperingati 30 tahun Kerusuhan Dua Puluh Tujuh Juli (Kudatuli), untuk mengenang kembali tra
Rantauprapat(harianSIB.com)Suasana haru mewarnai apel pagi aparatur sipil negara jajaran Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu di Lapangan Balai
Pancurbatu(harianSIB.com)Lapas Kelas IIA Pancurbatu menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Dharmawangsa melalui penandatanganan Pe
Labuhanbatu(harianSIB.com)Tim Unit Reskrim Polsek Aeknatas, Polres Labuhanbatu, menggagalkan peredaran narkoba di wilayahnya. Seorang pria y
Nias(harianSIB.com)Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Nias menyebabkan banjir setinggi lutut orang dewasa merendam Jalan Nasional
Tapteng(harianSIB.com)Warga Lingkungan Kelurahan Bonalumban, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) digegerkan dengan penemuan
Sergai(harianSIB.com)Setelah sempat buron selama berbulanbulan, Wira Pratama alias Tama (36), tersangka kasus penembakan terhadap petugas k
Medan(harianSIB.com)Harga sejumlah bahan pokok di Kota Medan kembali bergejolak. Semua pelaku usaha kecil menengah, terutama pedagang
Tapteng(harianSIB.com)Seorang pria berinisial AS (20) Warga Desa Partudungan, Kecamatan Batang Toru, Tapanuli Selatan (Tapsel) tak berkutik
Medan(harianSIB.com)Polsek Medan Kota menangkap seorang lakilaki berinisial R (36), yang melakukan pembongkaran bengkel las di Jalan Jati 2
Medan(harianSIB.com)Niat menyelamatkan cucu dari bahaya berujung petaka. Seorang pria bernama Erwin (50) meninggal dunia setelah terjatuh da