Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 01 Juni 2026

Frans Dante Ginting: Walau Dibayangi Penipuan dan Kebocoran Data, Transaksi Platform Digital Tetap Tinggi

Firdaus Peranginangin - Senin, 01 Juni 2026 18:23 WIB
140 view
Frans Dante Ginting: Walau Dibayangi Penipuan dan Kebocoran Data, Transaksi Platform Digital Tetap Tinggi
Foto harianSIB.com/Firdaus
Frans Dante Ginting..

Medan(harianSIB.com)

Wakil Ketua Komisi B DPRD Sumut Frans Dante Ginting menegaskan, walaupun rawan ncaman penipuan digital, masuknya produk ilegal, barang yang tidak sesuai deskripsi, hingga penyalahgunaan data pribadi, tidak membuat masyarakat surut atau meninggalkan belanja online.

" Justru sebaliknya, transaksi melalui platform digital terus meningkat seiring kemudahan akses, beragam pilihan produk, serta tawaran harga yang lebih menarik dibandingkan perdagangan konvensional," ujar Frans Dante Ginting kepada wartawan, Senin (1/6/2026) di Medan.

Hal itu disampaikan politisi Partai Golkar Sumut ini menanggapi berita SIB, terkait pernyataan Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN) yang menilai belanja online di tanah air kini dibayangi sejumlah risiko. Mulai dari maraknya penipuan digital, barang yang datang tidak sesuai deskripsi, praktik dagang tidak sehat, hingga kebocoran dan penyalahgunaan data pribadi.

Baca Juga:

Menurut Frans Dante Ginting, perkembangan Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) merupakan bagian dari transformasi ekonomi digital yang tidak dapat dihindari. Karena itu, perlindungan terhadap konsumen harus menjadi perhatian serius pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.

"Walaupun banyak risiko yang mengintai seperti penipuan digital, barang yang tidak sesuai pesanan, hingga kebocoran data pribadi, faktanya minat masyarakat berbelanja online tetap sangat tinggi. Kemudahan dan efisiensi yang ditawarkan platform digital menjadi alasan utama masyarakat tetap memilih bertransaksi secara online," ujar Frans Dante.

Menurut anggota dewan Dapil Karo, Dairi dan Pakpak Bharat ini, masyarakat saat ini semakin terbiasa melakukan berbagai transaksi melalui telepon genggam, mulai dari membeli kebutuhan rumah tangga, makanan, pakaian, hingga barang elektronik. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perdagangan digital telah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern.

Namun demikian, Frans Dante mengingatkan agar pertumbuhan transaksi digital tidak diiringi dengan meningkatnya kerugian konsumen akibat lemahnya pengawasan. Pemerintah dalam hal ini harus memperketat pengawasan terhadap platform e-commerce dan pelaku usaha yang memanfaatkan ruang digital melakukan praktik perdagangan yang merugikan masyarakat.

"Jangan sampai masyarakat yang sudah percaya dan nyaman berbelanja online justru menjadi korban. Pengawasan harus diperkuat, termasuk terhadap produk ilegal, produk berbahaya, serta pelaku usaha yang memberikan informasi tidak benar kepada konsumen," tegasnya.

Wakil Sekretaris Fraksi Golkar ini juga menyoroti pentingnya perlindungan data pribadi di tengah semakin masifnya aktivitas digital masyarakat, karena keamanan data konsumen harus menjadi prioritas, seban kebocoran data dapat dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab untuk melakukan berbagai tindak kejahatan siber.

Baca Juga:

Selain itu, Frans mendorong adanya edukasi yang lebih luas kepada masyarakat agar semakin cerdas dan bijak dalam bertransaksi secara online serta konsumen diharapkan lebih teliti sebelum melakukan pembelian, memastikan reputasi penjual, membaca ulasan produk, serta menjaga keamanan data pribadi mereka.

Frans menambahkan, perkembangan e-commerce sejauh ini telah memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi, termasuk membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya hingga ke berbagai daerah.

Oleh karena itu, katanya, pemerintah perlu menjaga keseimbangan antara mendorong pertumbuhan ekonomi digital dan memastikan perlindungan konsumen berjalan optimal, karena memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan pelaku usaha, yang tentunya dibarengi dengan jaminan keamanan dan perlindungan yang kuat agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.(*)

Baca Juga:
Editor
: Robert Banjarnahor
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Under Cover Buy, Polsek Medan Kota Ringkus Pengedar saat Takar Sabu
Polda Sumut Tangkap Pengedar Sabu saat Tunggu Pembeli di Lahan Kosong
Polres Tapteng Ungkap 8 Kasus Sabu dalam Dua Pekan
Satreskrim Polres Tanjungbalai Ungkap Sindikat Pemalsuan Data Elektronik, 16 Orang Tersangka
Polda Sumut Bekuk Pemuda di Deliserdang Transaksi Sabu di Pinggir Jalan
Kantongi Sabu Siap Edar, MS Diciduk Satresnarkoba Polres Tanjungbalai
komentar
beritaTerbaru