Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 07 Juni 2026

Percepat Pemulihan Listrik di Sumut, Kolaborasi PLN dan TNI AU Angkut Tujuh Tower Darurat

Leo Bastari Bukit - Minggu, 07 Juni 2026 16:53 WIB
176 view
Percepat Pemulihan Listrik di Sumut, Kolaborasi PLN dan TNI AU Angkut Tujuh Tower Darurat
Foto Dok/PLN Sumut
ANGKUT: PT PLN mendapat dukungan dari TNI AU mengerahkan pesawat angkut tujuh set tower emergency telah tiba di Lanud Soewondo, Medan, Minggu (7/6/2026).

Medan (harianSIB.com)

Upaya pemulihan sistem kelistrikan di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) pasca kerusakan infrastruktur transmisi akibat cuaca ekstrem terus dilakukan. Dalam percepatan penanganan tersebut, PT PLN (Persero) mendapat dukungan dari TNI Angkatan Udara yang mengerahkan pesawat angkut berat untuk membawa tower emergency (TE) ke Sumut.

Hingga Minggu (7/6/2026), sebanyak tujuh set tower emergency telah tiba di Lanud Soewondo, Medan. Peralatan tersebut diangkut menggunakan pesawat C-130 Hercules dan A-400M TNI AU guna memperkuat percepatan pemulihan jaringan transmisi yang terdampak.

Tujuh tower emergency yang didatangkan terdiri atas dua set dari Jakarta, tiga set dari Balikpapan, dan dua set dari Banjarbaru. Setelah tiba di Lanud Soewondo, seluruh peralatan langsung dimobilisasi melalui jalur darat menuju lokasi pekerjaan.

Komandan Lanud Soewondo, Marsma TNI AU Tiopan Hutapea mengatakan dukungan tersebut merupakan bentuk komitmen TNI AU dalam membantu percepatan pemulihan infrastruktur strategis nasional, termasuk sektor kelistrikan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat.

"Dukungan ini merupakan wujud komitmen TNI AU untuk hadir membantu penanganan kebutuhan strategis nasional, termasuk percepatan pemulihan infrastruktur kelistrikan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat. Kami berharap sinergi yang terjalin dapat mempercepat normalisasi pasokan listrik di Sumut," ujarnya.

Sementara itu, General Manager PLN UID Sumut Mundhakir Salman turut mengawal langsung proses kedatangan dan mobilisasi tower emergency di Lanud Soewondo. Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan TNI AU dalam mempercepat pengiriman peralatan strategis tersebut.

"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran TNI AU atas dukungan yang diberikan. Kolaborasi ini sangat membantu percepatan mobilisasi peralatan sehingga proses pemulihan sistem kelistrikan di Sumut dapat berjalan lebih cepat," kata Mundhakir.

Menurutnya, kedatangan seluruh tower emergency di Sumut menjadi langkah penting dalam percepatan pemulihan sistem kelistrikan. Saat ini, tiga tower emergency yang lebih dahulu tiba telah memasuki tahap pembangunan, sementara empat tower lainnya segera didistribusikan ke lokasi pekerjaan.

"Hari ini seluruh tujuh tower emergency telah berada di Sumut. Tiga tower sebelumnya sudah dalam tahap pembangunan, sementara sisanya segera dimobilisasi ke lokasi pekerjaan untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan," ujarnya.

PLN saat ini terus mengerahkan personel untuk bekerja siang dan malam di lokasi terdampak. Berbagai pekerjaan dilakukan secara paralel, mulai dari mobilisasi material, pembangunan konstruksi tower darurat, hingga penguatan sistem operasi kelistrikan.

Mundhakir juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan yang masih mengalami gangguan akibat pengaturan beban selama proses pemulihan berlangsung.

"Kami memahami listrik merupakan kebutuhan utama masyarakat. Untuk itu seluruh personel terus bekerja tanpa henti agar sistem kelistrikan dapat segera pulih. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang masih dirasakan sebagian pelanggan selama proses penanganan berlangsung," tuturnya.

PLN memastikan akan terus memberikan informasi perkembangan pemulihan sistem kelistrikan secara berkala melalui kanal resmi perusahaan. Masyarakat juga dapat memantau informasi layanan kelistrikan maupun menyampaikan laporan gangguan melalui aplikasi PLN Mobile dan layanan Contact Center PLN 123. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru