Polsek Binjai Bakar Barak Narkoba di Hamparan Perak, Tiga Bong Disita
Binjai(harianSIB.com)Jajaran Polsek Binjai membongkar dan membakar sebuah barak yang diduga menjadi sarang penyalahgunaan narkoba di Desa Ta
Medan(harianSIB.com)
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan bersama BPJS Kesehatan memperkuat sinergi penanganan Tuberkulosis (TB) sekaligus menjamin akses pelayanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pertemuan yang digelar di Aula Dinkes Kota Medan, Kamis (11/6/2026).
Plt Kepala Dinkes Kota Medan, drg Henny Savitri MKM, mengatakan TB masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang membutuhkan penanganan terpadu dan berkelanjutan.
"Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan pelayanan TB diberikan sesuai standar, terlapor dengan baik, dan terjamin pembiayaannya," ujar Henny saat membuka kegiatan.
Baca Juga:Menurutnya, percepatan penanggulangan TB di Kota Medan mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis serta Peraturan Wali Kota Medan Nomor 27 Tahun 2025 tentang Rencana Aksi Daerah Penanggulangan TB.
Henny menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, serta lintas program dan sektor sangat diperlukan untuk mewujudkan pengendalian TB yang efektif dan berkelanjutan.
"Kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan inovasi, meningkatkan efisiensi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas dengan komitmen dan komunikasi yang baik," katanya.
Sementara itu, Kepala Bagian Penjaminan Manfaat dan Utilisasi BPJS Kesehatan Cabang Medan, dr Rina Afrida, menjelaskan empat poin utama dalam standarisasi penjaminan kasus TB bagi peserta JKN.
Pertama, pelayanan kesehatan bagi peserta JKN yang menderita TB, termasuk TB Resistan Obat (TB RO) dan HIV/AIDS, dijamin sebagaimana pelayanan kesehatan lainnya dalam manfaat JKN.
Kedua, penerapan sistem rujukan berjenjang yang terintegrasi. Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) yang menemukan kasus TB RO akan merujuk pasien ke pusat rujukan atau subrujukan TB RO sebelum dilakukan rujuk balik untuk penanganan lanjutan.
Ketiga, peran FKRTL pusat rujukan atau subrujukan TB RO dalam menegakkan diagnosis, menangani komplikasi, serta merawat pasien hingga kondisi stabil sebelum dirujuk kembali ke fasilitas kesehatan asal.
"Keempat, memastikan keberlanjutan pengobatan sehingga peserta JKN yang menderita TB, termasuk TB RO dan HIV/AIDS, menggunakan obat yang tersedia melalui program," jelas Rina.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2PM-PL) Dinkes Kota Medan, Edy Yusuf, mengungkapkan pertemuan tersebut juga membahas sejumlah kendala dalam pelaksanaan program pengendalian TB.
Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kebutuhan biaya transportasi untuk pengiriman sampel pemeriksaan Tes Cepat Molekul (TCM) dari fasilitas kesehatan satelit ke fasilitas kesehatan yang memiliki layanan TCM.
"Kami mendapat masukan dan informasi dari BPJS Kesehatan terkait pelayanan TB yang dapat diklaim. Selain itu, ada beberapa kendala dalam pelaksanaan pengendalian TB, salah satunya terkait biaya transportasi untuk pemeriksaan TCM," ujar Edy.
Sebagai tindak lanjut, Dinkes Kota Medan akan berkoordinasi dengan bagian perencanaan guna mencari sumber anggaran yang dapat mendukung kebutuhan transportasi tersebut.
"Kami akan mendiskusikannya dengan bagian perencanaan Dinkes Kota Medan agar ke depan biaya transportasi itu dapat dianggarkan sehingga pelaksanaan program TB bisa berjalan lebih lancar," katanya.
Pertemuan itu turut dihadiri perwakilan rumah sakit, puskesmas, klinik, Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya yang terlibat dalam upaya penanggulangan TB di Kota Medan. (**)
Binjai(harianSIB.com)Jajaran Polsek Binjai membongkar dan membakar sebuah barak yang diduga menjadi sarang penyalahgunaan narkoba di Desa Ta
Medan(harianSIB.com)DPC PDI Perjuangan Kota Medan menggelar rangkaian kegiatan untuk memperingati Peristiwa Kerusuhan 27 Juli 1996 atau Kuda
Surabaya(harianSIB.com) PSMS Medan membidik kebangkitan saat menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya pada laga kedua Grup B Piala Presiden
Taput(harianSIB.com)Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) meluncurkan program TAPASADA Academy, sebuah program bantuan pendidikan ting
Medan(harianSIB.com)Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan memprakirakan cuaca di Sumatera Utara (Sumut
Nisel(harianSIB.com)Budaya dan tradisi yang dimiliki Nias Selatan (Nisel) telah memperkaya mozaik besar kebudayaan Indonesia, menjadi modal
Tanjungmorawa(harianSIB.com)Sesosok mayat pria tanpa identitas (Mr X) ditemukan telah membusuk, mengapung di aliran Sungai Belumai, Selasa (
Medan(harianSIB.com)Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) menggagalkan peredaran narkotika dalam jumlah besar. Seora
Medan(harianSIB.com)Keluarga Besar Yayasan Sosial Angsapura (YASORA) Medan menyalurkan sebanyak 1,5 ton beras untuk didistribusikan kepada k
Tebingtinggi(harianSIB.com)Kasat Binmas Polres Tebingtinggi Iptu Sunarto didampingi KBO Ipda Joni Zuardi, Kanit Bintibsos Aiptu Lamhot Butar
Langkat(harianSIB.com)Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sumatera Utara (AMMSU) menggelar aksi unjuk rasa d
Pematangsiantar(harianSIB.com)Aktivitas parkir liar dan bongkar muat barang yang kerap memicu kemacetan di kawasan Pasar Horas, Kota Pematan