Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 12 Juni 2026

Dinkes Medan dan BPJS Perkuat Penanganan TB bagi Peserta JKN

Leo Bastari Bukit - Kamis, 11 Juni 2026 19:02 WIB
140 view
Dinkes Medan dan BPJS Perkuat Penanganan TB bagi Peserta JKN
Foto: Dok/Forwakes Sumut
Dinkes Kota Medan bersama BPJS Kesehatan menggelar pertemuan untuk memperkuat penanganan Tuberkulosis sekaligus menjamin akses pelayanan kesehatan bagi peserta JKN, Kamis (11/6/2026).

Medan(harianSIB.com)

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan bersama BPJS Kesehatan memperkuat sinergi penanganan Tuberkulosis (TB) sekaligus menjamin akses pelayanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui pertemuan yang digelar di Aula Dinkes Kota Medan, Kamis (11/6/2026).

Plt Kepala Dinkes Kota Medan, drg Henny Savitri MKM, mengatakan TB masih menjadi salah satu masalah kesehatan masyarakat yang membutuhkan penanganan terpadu dan berkelanjutan.

"Kerja sama ini bertujuan untuk memastikan pelayanan TB diberikan sesuai standar, terlapor dengan baik, dan terjamin pembiayaannya," ujar Henny saat membuka kegiatan.

Baca Juga:
Menurutnya, percepatan penanggulangan TB di Kota Medan mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2021 tentang Penanggulangan Tuberkulosis serta Peraturan Wali Kota Medan Nomor 27 Tahun 2025 tentang Rencana Aksi Daerah Penanggulangan TB.

Henny menegaskan, sinergi antara pemerintah daerah, BPJS Kesehatan, fasilitas pelayanan kesehatan, serta lintas program dan sektor sangat diperlukan untuk mewujudkan pengendalian TB yang efektif dan berkelanjutan.

"Kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan inovasi, meningkatkan efisiensi, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas dengan komitmen dan komunikasi yang baik," katanya.

Sementara itu, Kepala Bagian Penjaminan Manfaat dan Utilisasi BPJS Kesehatan Cabang Medan, dr Rina Afrida, menjelaskan empat poin utama dalam standarisasi penjaminan kasus TB bagi peserta JKN.

Pertama, pelayanan kesehatan bagi peserta JKN yang menderita TB, termasuk TB Resistan Obat (TB RO) dan HIV/AIDS, dijamin sebagaimana pelayanan kesehatan lainnya dalam manfaat JKN.

Kedua, penerapan sistem rujukan berjenjang yang terintegrasi. Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) maupun Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut (FKRTL) yang menemukan kasus TB RO akan merujuk pasien ke pusat rujukan atau subrujukan TB RO sebelum dilakukan rujuk balik untuk penanganan lanjutan.

Ketiga, peran FKRTL pusat rujukan atau subrujukan TB RO dalam menegakkan diagnosis, menangani komplikasi, serta merawat pasien hingga kondisi stabil sebelum dirujuk kembali ke fasilitas kesehatan asal.

"Keempat, memastikan keberlanjutan pengobatan sehingga peserta JKN yang menderita TB, termasuk TB RO dan HIV/AIDS, menggunakan obat yang tersedia melalui program," jelas Rina.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Tim Kerja Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan Penyehatan Lingkungan (P2PM-PL) Dinkes Kota Medan, Edy Yusuf, mengungkapkan pertemuan tersebut juga membahas sejumlah kendala dalam pelaksanaan program pengendalian TB.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah kebutuhan biaya transportasi untuk pengiriman sampel pemeriksaan Tes Cepat Molekul (TCM) dari fasilitas kesehatan satelit ke fasilitas kesehatan yang memiliki layanan TCM.

"Kami mendapat masukan dan informasi dari BPJS Kesehatan terkait pelayanan TB yang dapat diklaim. Selain itu, ada beberapa kendala dalam pelaksanaan pengendalian TB, salah satunya terkait biaya transportasi untuk pemeriksaan TCM," ujar Edy.

Sebagai tindak lanjut, Dinkes Kota Medan akan berkoordinasi dengan bagian perencanaan guna mencari sumber anggaran yang dapat mendukung kebutuhan transportasi tersebut.

"Kami akan mendiskusikannya dengan bagian perencanaan Dinkes Kota Medan agar ke depan biaya transportasi itu dapat dianggarkan sehingga pelaksanaan program TB bisa berjalan lebih lancar," katanya.

Pertemuan itu turut dihadiri perwakilan rumah sakit, puskesmas, klinik, Persatuan Rumah Sakit Indonesia (PERSI), serta berbagai pemangku kepentingan lainnya yang terlibat dalam upaya penanggulangan TB di Kota Medan. (**)

Editor
: Redaksi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
PSSI Dianggap Tak Serius Persiapkan Timnas ke Piala AFF 2018
Berbelit-belit Beri Keterangan di Persidangan, Terdakwa Dibentak Hakim
Massa Gebrak Berunjukrasa di Kantor BPJS Kesehatan Padangsidimpuan
Ribut-ribut di Internal Persib Soal Pengaturan Skor
Laga Home Persib Bisa Hadirkan Penonton
Polsek TBS Ringkus Pengedar Sabu
komentar
beritaTerbaru