Medan(harianSIB.com)
Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak, mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah mempercayai orang yang baru dikenal setelah adanya dugaan penggelapan sepeda motor yang sedang ditangani kepolisian.
Hal itu disampikan Kapolrestabes didampingi Kasat Reskrim, AKBP Adrian Riski Lubis saat dimintai tanggapannya terkait seorang anggota Satpol PP honorer di Kantor Wali Kota Medan menjadi korban dugaan penggelapan sepeda motor oleh pria yang mengaku sebagai anggota polisi berpangkat Komisaris Polisi (Kompol), di Mapolrestabes,Rabu (1/7/2026).
Menurut Calvijn, hingga kini pihaknya masih mengumpulkan informasi dan belum memperoleh data lengkap terkait kronologi kejadian dari jajaran di lapangan. Polisi juga masih melakukan pendalaman, termasuk menganalisis rekaman kamera pengawas (CCTV) untuk memastikan modus yang digunakan pelaku.
"Saat ini kami belum mendapatkan data yang jelas. Yang paling penting adalah memberikan edukasi kepada masyarakat. Dari informasi awal, korban diduga menyerahkan sepeda motornya kepada seseorang yang tidak dikenal tanpa berpikir panjang," ujarnya.
Baca Juga:
Ia mengatakan, penyidik belum dapat memastikan apakah pelaku menggunakan bujuk rayu, iming-iming tertentu, atau modus lainnya untuk meyakinkan korban agar menyerahkan kendaraan tersebut.
"Kami harus memastikan terlebih dahulu modus yang digunakan. Saat ini kami sedang mengevaluasi dan menganalisis rekaman CCTV agar seluruh fakta dapat terungkap," katanya.
Editor
: Robert Banjarnahor