Kapal Pukat Teri di Pelabuhan Perikanan Belawan Terbakar
Belawan(harianSIB.com)Satu kapal penangkap ikan, menggunakan alat tangkap (pukat) teri, yang sedang sandar pada salah satu tangkahan di Pela
Medan(harianSIB.com)
Ratusan warga Perumahan Pondok Alam, Desa Sigara-gara, Kabupaten Deliserdang, menyampaikan pengaduan resmi kepada Presiden RI Prabowo Subianto dan Komisi III DPR RI di Jakarta. Mereka meminta perlindungan dan kepastian hukum setelah sekitar 300 sertifikat rumah subsidi yang mereka tempati terancam dibatalkan akibat dugaan permainan mafia tanah.
Warga berharap negara hadir memberikan keadilan, mengingat sengketa lahan tersebut telah memiliki putusan berkekuatan hukum tetap (inkracht) dari Mahkamah Agung Republik Indonesia yang memenangkan pihak pengembang.
Hal itu disampaikan perwakilan warga penghuni Perumahan Pondok Alam, Muhammad, didampingi sejumlah penghuni lainnya serta pengembang perumahan dari PT PT Rapi Ray Putratama (RRP), Kamis (2/7/2026) di Medan.
Menurut Muhammad, warga dan pengembang yang membangun perumahan subsidi tersebut hingga kini masih diliputi keresahan. Pasalnya, sengketa yang menurut mereka telah selesai secara hukum masih terus dipersoalkan melalui berbagai forum, termasuk dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan Komisi A dan Komisi C DPRD Sumatera Utara beberapa waktu lalu.
Baca Juga:"Kami memohon perhatian Bapak Presiden Prabowo dan Ketua Komisi III DPR RI. Kami memiliki dasar hukum yang lengkap, bahkan Mahkamah Agung sudah mengabulkan kasasi kami. Namun sampai hari ini masih terus diusik oleh oknum tertentu. Yang paling dirugikan, masyarakat kecil yang membeli rumah secara sah dan telah memiliki sertifikat," ujar Muhammad.
Ia menegaskan, kepastian hukum harus ditegakkan secara adil agar masyarakat yang telah membeli rumah dengan prosedur resmi tidak terus-menerus hidup dalam ketidakpastian.
Senada dengan itu, Nasa selaku perwakilan konsumen mengatakan seluruh penghuni membeli rumah di Perumahan Pondok Alam dengan itikad baik, setelah memastikan legalitas dan dokumen kepemilikan telah sesuai aturan.
Namun, munculnya tuntutan pembatalan sertifikat membuat warga kini dihantui kecemasan kehilangan aset yang selama ini menjadi harapan hidup mereka.
"Kami membeli rumah dengan keyakinan bahwa semuanya sah secara hukum. Kalau sertifikat kami dibatalkan, maka kami yang menjadi korban. Kami mohon Presiden Prabowo turun tangan, karena kami sudah tidak tahu lagi harus mengadu ke mana," katanya.
Selain menyurati Presiden dan Komisi III DPR RI, warga juga berencana membawa aspirasi mereka ke DPRD Sumatera Utara, agar hak-hak masyarakat kecil yang telah membeli rumah secara sah tetap mendapatkan perlindungan hukum dan keadilan.
Bagi warga Pondok Alam, persoalan ini bukan sekadar sengketa tanah, tetapi menyangkut masa depan ratusan keluarga yang menggantungkan hidup dan harapan di rumah yang kini terancam kehilangan kepastian hukum.(*).
Belawan(harianSIB.com)Satu kapal penangkap ikan, menggunakan alat tangkap (pukat) teri, yang sedang sandar pada salah satu tangkahan di Pela
Medan(harianSIB.com)Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke27 Serikat Pekerja PT PLN (Persero), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Serikat Pekerja
Medan(harianSIB.com)Bisnis peredaran narkotika jenis ekstasi yang dilakoni dua mudamudi di Kota Medan terhenti setelah diringkus personel S
Medan(harianSIB.com)Perjalanan rumah tangga yang penuh ujian berhasil menyentuh penonton Medan saat film Baby Udon menggelar acara Meet and
Deliserdang(harianSIB.com)CitraLand Kota Deli Megapolitan kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kemajuan pendidikan masyarakat, de
Deliserdang(harianSIB.com)Perbaikan jalan Terusan penghubung Desa Bandar Setia dengan Desa Tembung, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deli
Karo(harianSIB.com)Razia gabungan Polres Karo dan BNNK Karo yang dipimpin Kasat Resnarkoba AKP Joni H. Pardede menggerebek Cafe Gondrong di
Aekkanopan(harianSIB.com)Tim Pembentukan Kepengurusan (TPK) Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari DPW PKB S
Binjai(harianSIB.com)Tim Libas Anti Begal Polres Binjai kembali mengungkap rangkaian kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang meli
Parapat(harianSIB.com)Rencana penanganan salah satu Jembatan Siduadua Parapat, Kecamatan Girsang Sipanganbolon, Kabupaten Simalungun yang hi
Pematangsiantar(harianSIB.com)Perselisihan sepele soal lampu yang dipadamkan berujung tindak penganiayaan di Jalan Bah Biak Kiri Lorong 5, K
Medan(harianSIB.com)Wakil Ketua DPRD Sumut Ricky Anthony, mengapresiasi gerak cepat Polres Dairi mengamankan RS, tersangka dugaan penganiaya