Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 14 Juli 2026

Jagung Lokal Merah Hadir di Paviliun Pemkab Dairi

Rickson Pardosi - Selasa, 14 Juli 2026 12:43 WIB
110 view
Jagung Lokal Merah Hadir di Paviliun Pemkab Dairi
Foto: Dok/Tim
Petugas Paviliun Pemkab Dairi memamerkan varietas jagung unik berbuah besar berwarna merah cerah di PRSU ke-50, di Medan, Senin (13/7/2026).

Medan(harianSIB.com)

Pemerintah Kabupaten Dairi dalam ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50, memamerkan varietas jagung unik yang buahnya berukuran besar dan berwarna merah cerah. Sayangnya, jagung lokal merah ini sudah mulai langka, tanaman yang tumbuh di dataran tinggi Dairi ini sudah mulai jarang dikembangkan oleh masyarakat luas.

Jagung merah tersebut bukan tanaman biasa. Keunggulan utamanya ada pada bagian akar yang sangat kokoh serta batang yang sangat kuat dari hantaman cuaca ekstrem, sehingga tanaman ini terbukti tidak mudah patah saat dihantam angin kencang di ladang.

Karakteristik jagung lokal ini juga tergolong luar biasa. Tinggi batangnya bisa mencapai rata-rata 170 sentimeter dan susunan butiran buahnya tumbuh sangat padat serta penuh hingga memenuhi seluruh bagian sampai ke ujung tongkol jagung.

"Batangnya rata-rata sampai 170 cm tingginya dan tidak mudah patah kalau kena angin yang kencang," kata Debora Sinaga, di paviliun Kabupaten Dairi, Senin malam (13/7/2026).

Baca Juga:
Varietas jagung langka ini memiliki struktur buah yang sangat berbeda jauh dari jenis jagung biasa di pasaran. Uniknya lagi, para petani atau warga tidak akan bisa membeli benih jagung merah ini di toko pertanian mana pun.

"Ini unik jagungnya bang, warna kemerahan dan ini tidak diperjual belikan bibitnya di toko-toko," katanya sembari menunjukan jagung yang dipamerkan.

Masalah produksi pengolahan yang minim menjadi alasan utama mengapa tanaman ini mulai dilupakan warga.

Ester Tarigan mengungkapkan, butiran jagung merah yang bertekstur keras ini sebenarnya sangat kaya manfaat karena bisa diolah menjadi tepung berkualitas hingga pakan untuk ternak ayam, babi dan ikan.

Sebenarnya, tambahnya, jagung ini punya banyak manfaatnya namun karena tidak ada sistem produksinya maka sudah mulai kurang pengembanganya.

Keunggulan bibit abadi menjadi kelebihan paling menguntungkan dari jagung merah ini. Petani tidak perlu membuang uang untuk membeli bibit baru, karena butiran buah dari jagung yang sudah tua bisa langsung ditanam kembali secara berulang-ulang tanpa menurunkan kualitasnya.

"Jagung yang sudah tua dapat ditanam lagi dan berulang ditanam juga bisa," ujar Ester Tarigan, pemilik Petro's Coffee. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Natal Pemkab Dairi Disesuaikan dengan FDT
Jalan Desa Sopobutar-Pardomuan Dairi Rusak
Polres Dairi Amankan Oknum Polisi Pakpak Bharat
FPRB Desa Dairi Dibekali untuk Peningkatan Kesiapsiagaan Menghadapi Bencana
Pengumuman Peserta yang Lulus Ujian CAT CPNS di Dairi Dilakukan Panselnas SSCN
Pemkab Dairi akan Lelang Dua Puluhan Eks Kendaraan Dinas
komentar
beritaTerbaru