Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 16 Juli 2026

Pemko Padangsidimpuan dan Pemkab Tapsel Tampilkan Produk Kain Tenun di PRSU ke 50

Rickson Pardosi - Kamis, 16 Juli 2026 19:57 WIB
101 view
Pemko Padangsidimpuan dan Pemkab Tapsel Tampilkan Produk Kain Tenun di PRSU ke 50
Foto: Tim
Kain Tenun : Petugas Paviliun Pemko Padangsidimpuan dan Pemkab Tapsel memamerkan produk unggulannya daerah seperti kain tenun ulos, kerajinan tangan dan aneka makanan di PRSU ke 50 Jalan Gatot Subroto Medan, Rabu (15/7/2026).

Medan(harianSIB.com)

Pemerintah Kota Padangsidimpuan (Pemko Padangsidimpuan dan Pemerintah Kabupaten Tapanuliselatan (Pemkab Tapsel) menampilkan produk unggulan usaha mikro kecil menengah (UMKM) dengan berbagai jenis kain tenun Angkola seperti untuk keperluan acara adat dan lainnya di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke 50 di Medan, Rabu malam (15/7/2027).

"Memang kami membawa berbagai jenis produk unggulan buatan UMKM binaan Pemko Padangsidimpuan ke arena promosi dan dagang PRSU ini. Biar masyarakat pengunjung PRSU ini mengenal Padangsidimpuan," jelas Rafina Sari Daulay.

Rafina dan rekannya Nurkholis Hayati Rangkuti yang ditugaskan di Paviliun Pemko Padangsidimpuan, Rabu malam (15/7/2026) juga menjelaskan, Pemko Padangsidimpuan membawa 96 item produk unggulan buatan UMKM binaan Pemko.

Produk UMKM yang dipamerkan dengan beragam corak kain tenun buatan penenun lokal. Ada ulos, paroppa sadun (kain gendong), abit godang dan berbagai jenis kain tenun lain.

Baca Juga:
Beragam kain tenun itu ditenun oleh penenun-penenun lokal yang terlatih. Tidak heran bila produknya akan mampu menyulap penampilan Anda. Apalagi tenunannya yang sangat rapi, dengan berbagai motif dan warna. Sementara untuk harga yang ditawarkan secara bervariasi. Mulai dari Rp 250 ribu hingga Rp 5 juta.

"Memang ada yang mahal sampai Rp 5 juta seperti songket hitam sutra. Tapi kan ada kualitas ada harga," jelas Rafina.

Selain beragam jenis kain tenunan, Padangsidimpuan juga menampilkan beragam jenis kerajinan tangan dan aneka makanan seperti cemilan kurma salak, banana joy, kripik talas, kripik kulit kebab, tempe the kriuk, ekstrak jahe merah Hasanah dan lainnya.

Sementara itu, Paviliun Pemkab Tapsel membawa 120 item produk unggulan daerah berupa jenis kain tenunan dan lainnya

"Kami membawa 120 item produk unggulan daerah," jelas Ari Angraini Boru Harahap, seorang petugas jaga Paviliun Pemkab Tapsel.

Produk yang ditampilkan atau yang dipamerkan Pemkab Tapsel di PRSU ke 50 Tahun 2026 juga menampilkan 15 jenis kain tenunan sipirok seperti kain songket, kain tenun benang lapan, kain tenun benang enam. Abit godang biasa dan abit godang manik dan ada juga paroppa sadun dan hande-hande.

Harganya juga bervariasi, mulai dari Rp 270 ribu sampai dengan Rp 5 juta. Tergantung kualitas kain dan tenunannya. Bila tenunannya lebih rapi dan menarik, tentu lebih mahal.

Sementara aneka jenis cemilan yang ditampilkan Pemkab Tapsel mulai dari keripik sambal, keripik ikan, stik labu, keripik ikan dan keripik jagung. Ada juga aneka jenis gula aren dan jajanan lainnya.(**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Fokus Pembangunan Ekonomi, Sandiaga Janji Perkuat UMKM
Wali Kota Apresiasi RPX One Stop Logistics untuk Geliatkan UMKM di Medan
Pemprovsu Serahkan Penghargaan Siddhakarya kepada Enam Pelaku UMKM
PTPN III Salurkan Dana Bergulir untuk 2 Pelaku UMKM
13,2 Juta UMKM Dapat Kucuran KUR Rp 270 Triliun
Dukung Program Kementerian Pariwisata dan APPBI, MCP Gelar Wisata Kuliner UMKM di Medan
komentar
beritaTerbaru