Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 Juli 2026

Pertunjukan malam Budaya Karo "Guncang" Gedung Keong di PRSU ke-50

Rickson Pardosi - Jumat, 17 Juli 2026 15:02 WIB
88 view
Pertunjukan malam Budaya Karo "Guncang" Gedung Keong di PRSU ke-50
Foto: Dok/Dave
Kata Sambutan: Bupati Karo Anthonius Ginting, didampingi Wakil Bupati Komando Tarigan, serta jajarannya menyampaikan kata sambutan sembari memperkenalkan Aplikasi SADA SAPO.

Medan(harianSIB.com)

Pertunjukan malam Seni dan Budaya Karo, 'mengguncang' Gedung Keong pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 Tahun 2026, di Kompleks Tapian Daya, Jalan Gatot Subroto, Kamis malam (16/7/2026).

Berbagai jenis atraksi Seni dan Budaya ditampilkan, mulai dari vocal solo oleh Averiana Br Barus, suguhan tari tarian dari Sanggar Semenda, penggabungan musik modern dan tradisional oleh Jacky Raju Sembiring, Group D.Tradisi, dan terakhir suguhan musik dan lagu dari group Sada Kata Art, sungguh terlihat sangat memukau hati pars pengunjung yang memadati gedung keong dipertunjukan malam Seni dan budaya Karo tersebut.

Pertunjukan seni dan budaya Karo itu turut dihadiri Bupati Karo Anthonius Ginting, Wakil Bupati Komando Tarigan, anggota DPD RI Pemilihan Sumut, Badikenita Br Sitepu, anggota DPRD SU, Sumihar Sagala, beserta Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karo. Tidak ketinggalan mantan Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Kadis Ketapang) Kota Medan yang sekarang menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karo, Gelora Ginting.

Baca Juga:

Ratusan pengunjung memadati Gedung Keong PRSU menyaksikan pertunjukan Malam Seni dan Budaya Karo, Kamis malam (16/7/2026).(Foto: Dok/Dave)

Dalam sambutannya, Anthonius Ginting, menyebutkan, kegiatan pertunjukan malam Seni dan budaya Karo itu, bukan sekadar hiburan tetapi juga wadah bertemunya masyarakat Karo dari berbagai daerah yang sekaligus momentum dalam mempererat tali persaudaraan.

"Malam Seni dan budaya Karo ini menjadi ruang pertemuan masyarakat Karo dari berbagai daerah. Dan ini adalah momentum memperkuat rasa cinta terhadap budaya yang diwariskan para leluhur sekaligus membangun kebersamaan," sebutnya.

Ia menambahkan, kekayaan budaya Karo mulai dari tarian tradisional, musik daerah hingga semangat gotong royong harus terus dijaga sebagai identitas yang tidak lekang oleh perkembangan zaman.

"Bagi kami, (masyarakat Karo), budaya bukan hanya warisan masa lalu. Budaya adalah identitas, kekuatan, sekaligus inspirasi untuk terus bergerak maju. Oleh karenanya, budaya harus tetap hidup ditengah masyarakat dan diwariskan kepada generasi muda", tambahnya.

*Luncurkan Aplikasi SADA SAPO

Bupati Karo, didampingi wakilnya juga memperkenalkan Aplikasi Baru, SADA SAPO yang telah diterapkan di Pemkab Karo, yang bertujuan untuk mempermudah Pemerintah dalam melakukan analisis data yang lebih cepat dan berbasis bukti (Endence-Based Policy) dalam peningkatan kualitas pelayan kepada masyarakat.

"Aplikasi SADA SAPO ini telah diterapkan di Pemkab Karo, guna mempermudah Pemkab Karo, menghimpun dan menganalisis data masyarakat yang lebih akurat dan cepat berbasis bukti, dan meningkatkan kualitas pelayanan ditengah-tengah masyarakat", ujarnya.

Ditemui usai pertunjukan seni dan budaya Karo, di Gedung Keong, terkait aplikasi SADA SAPO, Bupati menyebutkan, Pemkab Karo, berinovasi bagaimana supaya program ini betul-betul bisa dilaksanakan dalam satu konsep yang terintegrasi.

Ketika ditanya sejak kapan aplikasi ini dicanangkan, ia menyebutkan sejak 2024.

"Dicanangkan sejak 2024, tapi inilah implementasinya sudah menuju kesempurnaan, meskipun masih banyak kekurangan-kekurangan di sana sini, yang jelas sudah bisa dioperasikan dan sangat membantu bagi masyarakat Karo. Dan program ini akan diungulkan dan diunggulkan dan dilengkapi lagi, sehingga menuju satu kesempurnaan," jelasnya.

Untuk diketahui, Aplikasi SADA SAPO (Satu Data Satu Platform) adalah super Apps Pemkab Karo yang mengintegrasikan layanan administrasi pemerintahan, transparansi data publik dan asisten Artificial Intelligence (AI). Sesuai dengan Peraturan Bupati Karo No 24 Tahun 2024, Program transformasi digital yang diluncurkan Dinas Kominfo Karo ini, bertujuan untuk mengefisienkan pelayanan publik. (**)

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
GBKP Gelar Diskusi dengan Tokoh Agama se Kabupaten Karo
Pendirian Kecamatan Kutambaru Tetap Didambakan di Kabupaten Karo
Pesona Budaya Multi Etnis Deliserdang Meriahkan PRSU
Lomba Tari Etnik se-Sumut di PRSU Medan
Stand PRSU Langkat Tampilkan Produk Unggulan
Pagelaran Seni Budaya Nias di PRSU Dianggap Tidak Profesional
komentar
beritaTerbaru