Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 19 Juli 2026

DPRD SU Desak Pengawasan Ketat Truk di Jalur Medan-Berastagi, Cegah Tragedi Maut Sibolangit Terulang

Firdaus Peranginangin - Sabtu, 18 Juli 2026 12:37 WIB
651 view
DPRD SU Desak Pengawasan Ketat Truk di Jalur Medan-Berastagi, Cegah Tragedi Maut Sibolangit Terulang
Foto: harianSIB.com/Firdaus
Beginilah kondisi kendaraan akibat tabrakan maut beruntun di Desa Sukamakmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang, Jumat (17/7/2026). Hampir seluruh kendaraan sudah hancur seperti "kerupuk".

Ditambahkan Frans Dante, praktik kendaraan dengan dimensi dan muatan berlebih dinilai masih menjadi salah satu penyebab tingginya risiko kecelakaan lalu lintas, selain mempercepat kerusakan infrastruktur jalan.

"Razia terhadap kendaraan ODOL harus terus dilakukan secara konsisten, bukan hanya sesaat setelah terjadi kecelakaan besar. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama dibandingkan kepentingan ekonomi yang mengabaikan aturan," tegas Frans.

Senada dengan itu, Salmon Sumihar Sagala meminta pemerintah dan aparat penegak hukum tidak memberikan toleransi terhadap truk-truk yang sudah berusia tua dan tidak lagi memenuhi standar keselamatan, sebab kendaraan seperti itu sangat berbahaya apabila tetap dipaksakan melintasi jalur Medan-Berastagi yang memiliki medan ekstrem.

Anggota Komisi B ini menilai banyak kendaraan angkutan barang yang secara usia maupun kondisi teknis sudah tidak layak beroperasi, namun masih bebas melintas tanpa pengawasan yang memadai. Karena itu, Dishub Sumut dan Ditlantas Polda Sumut harus lebih tegas dan selektif dalam memberikan izin operasional maupun saat melakukan pemeriksaan di lapangan.

"Kami meminta truk-truk yang sudah tua dan tidak memenuhi standar keselamatan dilarang keras beroperasi di jalur Medan-Berastagi. Jangan menunggu korban kembali berjatuhan baru dilakukan penertiban. Pencegahan harus menjadi langkah utama," ujar Salmon.

Kedua anggota dewan tersebut menilai tragedi kecelakaan beruntun di Sibolangit yang menewaskan empat orang, menyebabkan delapan orang mengalami luka-luka, serta mengakibatkan sedikitnya delapan kendaraan mengalami kerusakan parah, harus menjadi momentum evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan angkutan barang di Sumatera Utara.

Editor
: Donna Hutagalung
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Rp 150 Juta Dana Desa Sekip Raib di Parkiran Disdukcapil Deliserdang
UMK Deliserdang Ditetapkan Rp2.938.524
KPU Deliserdang Tambah 44 Anggota PPK Pasca Putusan MK
Pemkab Deliserdang Usul ke Kemen ESDM Penambahan 25.000 Sambungan Gas Elpiji
Kapolres Deliserdang Sebut Permasalahan Lahan Garapan Eks HGU PTPN II Belum Tuntas
LPA Sebut Ada Penurunan Kekerasan Terhadap Anak di Deliserdang
komentar
beritaTerbaru
200 KK di Tapteng Terdampak Banjir

200 KK di Tapteng Terdampak Banjir

Tapanuli Tengah(harianSIB.com)Banjir kembali melanda wilayah Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng). Sebanyak 200 kepala kelua