Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 21 Juli 2026

‎GAPENSI Sumut Sesalkan Kelangkaan Semen, Desak Pemerintah Segera Audit Produsen Dan Distributor

Indah Apriliana dewi Ginting - Selasa, 21 Juli 2026 11:47 WIB
203 view
‎GAPENSI Sumut Sesalkan Kelangkaan Semen, Desak Pemerintah Segera Audit Produsen Dan Distributor
Foto harianSIB.com/Indah Ginting
Ketua BDP GAPENSI Sumatera Utara, Sanggam Bakkara.

Medan(harianSIB.com)

Pasokan bahan bangunan Semen di berbagai wilayah Sumatera Utara, khususnya kota Medan dilaporkan semakin langka dan harganya semakin meroket.

‎Menyikapi hal tersebut, Ketua Umum Badan Pengurus Daerah (BPD) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Provinsi Sumatera Utara, Sanggam Bakkara, menyesalkan kondisi kelangkaan semen dan mendesak pihak pemerintah dan aparat keamanan untuk segera menindaklanjuti permasalahan ini agar tidak berlarut dan menimbulkan kerugian masyarakat

Sanggam Bakkara menegaskan kondisi kelangkaan semen di pasaran harus secepatnya diatasi agar tidak terjadi spekulasi dan kerugian besar pada masyarakat, developer ataupun instansi yang sedang melakukan pembangunan.

‎"Semen merupakan kebutuhan utama dalam pengerjaan pembangunan konstruksi, keterbatasan apalagi sampai ketiadaan stok bisa berakibat fatal bagi kelangsungan pengerjaan proyek, jadi pemerintah harus segera melakukan pengawasan dan menindak tegas jika ada penyimpangan dalam pendistribusian semen ke masyarakat," tegas Bakkara kepada harianSIB.com, Selasa (21/7/2026).

Baca Juga:

‎"Bayangkan kerugian waktu dan materi yang dialami saat menanti kedatangan semen yang tidak jelas, Sampai terpaksa mengambil keputusan mengganti merk atau mengurangi semen dalam pengerjaan konstruksi, itu kan sangat berbahaya dan sangat mempengaruhi kualitas konstruksi hingga akhirnya berakibat fatal kelak. Jadi pihak produsen harus memikirkan hal tersebut, jangan hanya memikirkan keuntungan sepihak," lanjutnya.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Sanggam Bakkara Akui Marganti-Ramses Lebih Berpengalaman di Humbahas
komentar
beritaTerbaru