Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 24 Juli 2026

PLN UID Sumut Hadirkan Listrik Gratis dan Bantuan Sembako untuk 13 Keluarga di Simalungun

Leo Bastari Bukit - Jumat, 24 Juli 2026 18:31 WIB
106 view
PLN UID Sumut Hadirkan Listrik Gratis dan Bantuan Sembako untuk 13 Keluarga di Simalungun
Foto Dok/PLN Sumut
SIMBOLIS: Penyalaan listrik secara simbolis dilaksanakan di kediaman Fitri, warga Nagori Laras Dua, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Selasa (21/7/2026).

Simalungun(harianSIB.com)

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara (Sumut) melalui PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Pematangsiantar kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui Program Light Up The Dream (LUTD) dan Xtra Care. Sebanyak 13 keluarga di Kabupaten Simalungun menerima sambungan listrik gratis serta bantuan paket kebutuhan pokok.

Penyalaan listrik secara simbolis dilaksanakan di kediaman Fitri, warga Nagori Laras Dua, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, Selasa (21/7/2026). Fitri menjadi salah satu dari 13 keluarga penerima manfaat Program LUTD yang memperoleh sambungan listrik hasil donasi sukarela insan PLN.

Kegiatan tersebut dipimpin General Manager PLN UID Sumut Mundhakir Salman didampingi Vice President HCBP Area I PLN Muhammad Ali, Manager PLN UP3 Pematangsiantar Ramses Manalu, Dolok Sibarani yang mewakili Ketua Komisi D DPRD Sumut, Kepala Seksi Kesejahteraan Sosial Kecamatan Siantar Morris Simanjuntak, Ketua DPD Serikat Pekerja PLN UID Sumut Romy Maranata Ginting, perwakilan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Sumut Tuyono, Ketua Badan Pembina Rohani Islam (Baperohis) PLN UID Sumut Suwarseno, serta jajaran manajemen PLN dan masyarakat.

Selain penyalaan listrik gratis, PLN UP3 Pematangsiantar juga menyerahkan 13 paket kebutuhan pokok melalui Program Xtra Care kepada seluruh keluarga penerima manfaat. Sambungan listrik dan bantuan sembako tersebut berasal dari donasi sukarela pegawai PLN yang menyisihkan sebagian penghasilannya sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat kurang mampu.

Mundhakir Salman mengatakan akses listrik merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Menurutnya, listrik bukan hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka peluang untuk memperoleh pendidikan, informasi, serta meningkatkan produktivitas ekonomi keluarga.

"Listrik merupakan energi yang menggerakkan kehidupan. Ketika sebuah keluarga memperoleh akses listrik yang layak, terbuka pula kesempatan untuk belajar dengan lebih nyaman, mengembangkan kegiatan produktif, memperoleh informasi, serta meningkatkan kualitas hidup. Program ini juga menunjukkan bahwa semangat insan PLN tidak berhenti pada tugas menjaga keandalan listrik, tetapi turut diwujudkan melalui kepedulian, solidaritas, dan gotong royong," ujar Mundhakir.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru