Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 08 September 2026

BMKG Deteksi Potensi Awan Konvektif, Sumut Diwarnai Hujan Lebat

Leo Bastari Bukit - Selasa, 08 September 2026 19:21 WIB
152 view
BMKG Deteksi Potensi Awan Konvektif, Sumut Diwarnai Hujan Lebat
Dok: BMKG
Logo BMKG

Medan(harianSIB.com)

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan mengingatkan masyarakat di Provinsi Sumatera Utara (Sumut) untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat pada periode 7-14 September 2026.

Ketua Tim Sistem Peringatan Dini Meteorologi (MEWS) BBMKG Wilayah I Medan Martha Rosefina Manurung mengatakan kondisi cuaca tersebut dipengaruhi aktivitas gelombang atmosfer, belokan angin dan konvergensi angin di wilayah Sumut.

Selain itu, anomali suhu muka laut (SST) yang hangat juga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sejumlah wilayah. "Dalam beberapa hari terakhir curah hujan dengan kategori sedang hingga sangat lebat tercatat di Sumut," ujar Martha, Selasa (8/9/2026).

Ia menyebutkan, curah hujan tinggi tercatat di sejumlah daerah. Pada 1 September 2026, Pos Hujan Tanjung Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, mencatat 65 mm per hari.

Kemudian pada 2 September, curah hujan di BBMKG Wilayah I Medan mencapai 112 mm per hari, sementara Stasiun Klimatologi Sumut di Kabupaten Deliserdang mencatat 53,6 mm per hari.

Curah hujan tinggi juga terjadi pada 3 September di Pos Hujan Si Empat Rube Resdes, Kabupaten Pakpak Bharat, sebesar 131,5 mm per hari.

Pada 4 September, Pos Hujan Tanjung Langkat mencatat 107 mm per hari. Sehari berikutnya, Pos Hujan Pancur Ridho, Kabupaten Langkat, mencatat 88 mm per hari.

Sementara pada 6 September, curah hujan tinggi tercatat di sejumlah wilayah, yakni AAWS Hinai Langkat sebesar 141,6 mm per hari, Stasiun Geofisika Deliserdang 136,5 mm per hari, serta Pos Hujan Padang Tualang, Langkat, sebesar 114 mm per hari.

Martha menjelaskan, potensi pertumbuhan awan hujan masih cukup tinggi akibat belokan angin di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera dan konvergensi angin dari Pantai Barat hingga Pantai Timur Sumut.

Kondisi tersebut diperkuat anomali suhu muka laut yang hangat dan indeks labilitas atmosfer yang labil. Faktor-faktor ini berpotensi memicu pertumbuhan awan konvektif pada siang hingga malam hari.

"Potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat secara lokal pada siang hingga malam hari di wilayah Sumatera Utara," jelasnya.

Adapun wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga sangat lebat meliputi Langkat, Binjai, Medan, Deliserdang, Serdang Bedagai, Tebing Tinggi, Asahan, Batubara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Humbang Hasundutan.

Kemudian, Simalungun, Pematangsiantar, Toba, Samosir, Tapanuli Selatan, Padangsidimpuan, Tapanuli Tengah, Sibolga, Tapanuli Utara, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Mandailing Natal, Gunungsitoli, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, dan Nias Barat.

BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dan melakukan langkah antisipasi, khususnya saat beraktivitas di luar ruangan.

Masyarakat juga diminta memperoleh informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi dari sumber yang tidak resmi.

Para kepala daerah di Sumut juga diimbau berkoordinasi dengan BPBD, TNI dan Polri setempat untuk mengikuti perkembangan informasi cuaca yang disampaikan BBMKG Wilayah I Medan.

Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui media sosial @infobmkgsumut, call center 082168043653 atau email bbmkg1@bmkg.go.id. (*)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru