Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 10 September 2026

‎Harga Sayur Stabil, Cabe Merah Meroket

Indah Apriliana dewi Ginting - Kamis, 10 September 2026 14:18 WIB
127 view
‎Harga Sayur Stabil, Cabe Merah Meroket
‎Foto/dok/harianSIB.com/ind
Cabe Merah Mengalami kenaikan harga yang sangat signifikan, Kamis (10/9/2026).

Medan(harianSIB.com)

Sempat melonjak tinggi akibat kurangnya pasokan barang masuk, kini harga sayur mayur di sejumlah pasar tradisional di kota Medan dilaporkan sudah mulai mengalami penurunan, Kamis (10/9/2026).

‎Pasca erupsi Sinabung Tanah Karo, harga komoditas sayur-mayur di pasar tradisional Kota Medan terpantau stabil, bahkan banyak yang turun harga.

‎Namun, kondisi berbeda terjadi pada komoditas bumbu dapur, khususnya cabai. Cabai merah mengalami lonjakan harga cukup tajam dan dikeluhkan para pedagang, sementara cabai rawit sedikit mengalami penurunan harga.

‎Berdasarkan pantauan di pasar tradisional Peringgan, Pasar Medan Johor dan Pasar Kwala Bekala Medan, harga sayuran seperti kentang, kol, sawi putih, terong ungu dan wortel masih stabil.

‎Mak Dewa, salah satu pedagang sayuran di pasar tradisional Peringgan mengatakan harga sayuran sudah banyak yang turun, pasokan yang masuk ke Medan semakin banyak, jadi harga sudah mulai banyak yang turun. Tapi Cabe Merah masih mahal.

‎"Cabe di lapak kami Rp 58.000, Cabe rawit kampung Rp 65.000 dan cabe caplak super Rp 70.000 per kilogram," kata Mak Dewa.

‎Meski daerah pemasok sayuran terbanyak ke Medan (Tanah Karo) sempat terdampak erupsi Gunung Sinabung, menurut Mak Dewa tidak menyebabkan harga sayuran naik.

‎"Sempat khawatir juga dengan erupsi gunung Sinabung kemarin, tapi syukurlah harga sayuran tetap stabil. Tomat Rp 15.000 per kilogram, Kentang Rp 10.000 per kilogram, bunga kol Rp 10.000 dan jipang kecil Rp 8.000 per kilogram," lanjutnya.

‎Harga tomat juga turun dari Rp20.000 menjadi Rp18.000 per kg dan brokoli yang sebelumnya Rp21.000 hingga Rp22.000 turun menjadi Rp18.000 per kilogram.

‎Bawang merah naik tipis dari Rp26.000 menjadi Rp28.000 per kilogram.

‎Tina, warga Jl. Kunyit yang sedang berbelanja di Pasar Peringgan mengaku sedikit lega dengan menurunnya sejumlah harga sayuran walau harga cabe masih meroket.

‎Tina dan ibu-ibu rumah tangga lainnya mengaku pusing dengan kenaikan harga kebutuhan dapur belakangan ini.

‎"Ayam dan ikan mahal, sayuran, cabe, semuanya mahal, bingung membagi uang belanja sekarang, pemasukan segitu-gitu aja, pengeluaran menggila. Kami ibu rumah tangga dan semua warga pastinya berharap semua harga kebutuhan pokok dan yang lainnya bisa kembali normal," harap Tina.(*)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru